Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juni 2021 | 01.05 WIB

Operasi Ketupat 2021 Sukses, Komisi III DPR Apresiasi Kinerja Polisi

Aparat gabungan POLRI  mengikuti apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Operasi tersebut akan dilaksanakan pada 6-17 Mei 2021 yang bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif, aman, dan tertib pada per - Image

Aparat gabungan POLRI mengikuti apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/5/2021). Operasi tersebut akan dilaksanakan pada 6-17 Mei 2021 yang bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif, aman, dan tertib pada per

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Operasi Ketupat Polri 2021 berjalan baik dan efektif, karena Polri mampu mengoordinasikan dengan banyak institusi seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, dan Jasa Marga.

"Koordinasinya pun sangat baik, dari mulai mengedukasi masyarakat supaya tidak mudik, sampai tes COVID-19 di tempat. Ini menunjukkan bahwa polisi benar-benar serius dalam menjalankan Operasi Ketupat 2021," kata Sahroni dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (6/6).

Ia menyampaikan penghargaannya, karena ada berbagai tindakan dalam penyekatan yang dilakukan dengan sangat efektif dan tanggap oleh kepolisian. Bahkan, legislator Nasdem itu juga menilai kinerja polisi di lapangan yang sangat persuasif dan akomodatif dalam menjalankan tugasnya menghalau para pemudik.

"Polisi dalam menjalankan tugasnya juga bekerja dengan humanis dan persuasif. Mereka tidak 'saklek' atau memaksa pemudik untuk putar balik dengan keras atau tangan besi, namun justru secara persuasi, membujuk, dan memberi edukasi, ini juga patut kita apresiasi," ujarnya.

Menurutnya, kinerja Polri dalam mencegah mudik bukan tugas yang mudah, karena melibatkan jumlah masyarakat yang besar, dan diperlukan koordinasi yang cekatan dengan banyak institusi negara.

Menurut dia, kinerja dalam membendung pemudik untuk tidak mudik, bukan kerja yang mudah, karena mudik adalah kegiatan migrasi terbesar di Indonesia.

"Banyak masyarakat dan institusi yang terlibat, namun dengan menurun drastisnya angka pemudik di tahun 2021, ini membuktikan bahwa polisi telah berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik," katanya.

Baca Juga: Ada Pelecehan, Hotman Laporkan Tim Asesmen TWK KPK ke Komnas Perempuan


Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono menyampaikan Operasi Ketupat 2021 dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polri berjalan aman dan lancar hingga berakhir 31 Mei 2021.

"Operasi ketupat dan kegiatan rutin yang ditingkatkan telah berakhir. Secara umum kamseltibcarlantas aman dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol,” kata Istiono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (1/6) malam.

Operasi ketupat dimulai sejak 6-17 Mei selama peniadaan mudik. Sedangkan KRYD dimulai sejak 18 hingga 31 Mei 2021.

Istiono memaparkan Korlantas Polri selama pelaksanaan KRYD sejak tanggal 15-31 Mei telah memantau arus balik Lebaran 2021, termasuk melakukan pemeriksaan random swab antigen terhadap kendaraan yang memasuki wilayah Jabodetabek.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore