alexametrics

Pembelaan Demokrat untuk Andi Arief soal Setan Gundul

6 Mei 2019, 17:29:54 WIB

JawaPos.com – Politikus Partai Demokrat Andi Arief kembali membuat pernyataan kontroversi. Kali ini dia menyebut capres nomor 02 Prabowo Subianto mendapat informasi sesat dari “Setan Gundul”.

Pernyataan Andi Arief ini pun dibenarkan oleh rekannya di Partai Demokrat, yakni Ferdinand Hutahaean. Menurut Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat itu, Andi Arief mengemukakan ada logika aneh yang menyebut Prabowo Subianto mendapatkan kemenangan 62 persen.

Dia mencontohkan perolehan suara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilpres 2009. Ketika itu SBY mendapat suara 60 persen karena menang di Pulau Jawa.

‎”Nah sekarang di sebagian besar Jawa kalah. Bagaimana mungkin ceritanya bisa menang 62 persen. Nah dia Andi Arief main logika,” ujar Ferdinand saat dihubungi, Senin (6/5).

Ferdinand berpesan, jika Prabowo terus menggunakan data yang aneh, maka dia bisa salah langkah. ‎”Beliau (Andi Arief) menjuluki siapa pun yang memasok data yang tidak akurat, tidak tepat itu sebagai ‘setan gundul’,” katanya.

Terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menambahkan, ‎adanya 62 persen kemenangan Prabowo Subianto ini bukan bersumber dari partai berlogo bintang mercy ini. Partai Demokrat sejak dulu rasional, berbasis data, dan selalu menyampaikan apa yang sebenarnya.

“Jadi tidak mungkin kami menyampaikan hal yang tidak benar hanya untuk menyenangkan seseorang padahal faktanya tidak. Karena kami sadar betul politik ini ruang publik yang dilihat dan dinilai semua orang,” tutur Jansen.

Jansen menegaskan, Partai Demokrat akan terus mengawal seluruh tahapan Pilpres ini secara konstitusional sampai selesai. “Dari awal kita bersama, sampai akhirpun kita akan terus bersama menyelesaikan seluruh tahapan pemilu ini apapun hasilnya,” pungkasnya.

Menangenai adanya ungkapan ‘setan gundul’ itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiande mengatakan, tidak mengetahui oknum yang memberikan informasi aneh ke Danjen Koppasus itu.

“Mengenai setan gundul yang disampaikan bang Andi Arief, saya terus terang tidak tahu,” ujar Andre.

Andre berpesan, agar Andi Arief membawa suatu masukan dan kritik ke dalam forum resmi. Bukan menyampaikannya ke media sosial.

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat, Andi Arief lewat akun Twitter miliknya @AndiArief_ menyebut bahwa ada setan gundul yang memberi informasi sesat soal kemenangan 62 persen Prabowo. “Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen,” cuit Andi Arief.

Atas hal ini, sebut Andi Arief, Partai Demokrat hanya ingin melanjutkan koalisi dengan Gerindra, PAN, PKS, Berkarya dan rakyat. “Jika Pak Prabowo lebih memilih mensubordinasikan koalisi dengan kelompok ‘setan gundul’, Partai Demokrat akan memilih jalan sendiri yang tidak khianati rakyat,” cuit Andi Arief.

Menurut Andi, selama ini elemen ‘setan gundul’ yang tidak rasional itu, mendominasi di koalisi mereka. “Dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan Gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen,” tuturnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads