alexametrics

Komisioner KPK Minta 39 Finalis Puteri Indonesia Jadi Agen KPK

6 Maret 2019, 18:13:54 WIB

JawaPos.com – Komisioner lembaga Antirasuah menggelar pertemuan dengan 39 finalis Puteri Indonesia 2019, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata meminta agar para perempuan terpilih itu menjadi agen KPK. Tujuanya untuk membantu pencegahan korupsi melalui media sosial (medsos). 

“Kami berharap mbak-mbak nanti bisa memviralkan aksi pencegahan tipikor dengan jadi agen KPK. Saya yakin banyak sekali pengikut mbak-mbak itu kan di Twitter di Instragram, tolong suarakan mari kita hidup jujur, berani jujur,” kata Alexander di depan menerima para finalis Puteri Indonesia itu di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).

Pimpinan yang biasa disapa Alex ini juga menyinggung peran perempuan yang sering berkaitan dengan tindakan korupsi. Menurut Alex, kaum perempuan sering jadi pelarian saat seseorang mendapatkan harta dari hasil korupsi mereka. 

Selain itu, Alex juga meminta finalis Puteri Indonesia untuk menjaga pasangan mereka dari tindakan korupsi. Alexander menyebut seorang suami terkadang berbuat korupsi karena dorongan istri.

“Ketika nanti sudah berkeluarga, jadilah pengawal suami, karena banyak suami yang korupsi karena didorong oleh istri. Tapi kita juga pernah dapat laporan, istri mengadukan suaminya, dia potret itu uang segepok, ini suami saya baru dapat uang,” jelasnya.

Dia menambahkan finalis Puteri Indonesia ini juga diminta menanamkan nilai antikorupsi kepada anak-anak. Bagi Alexander, saat ini kaum ibu lebih mementingkan nilai akademik seorang anak ketimbang taat aturan.

“Ibu-ibu sekarang ini, lebih khawatir kalau nilai matematika itu dapat nilai 5 dibandingkan anaknya tidak mau ngantri, pelanggaran hukum bisa kita saksikan tiap hari. Lihat saja anak-anak sekolah kita, kadang-kadang yang masih memakai celana merah atau SMP kan sekolah naik motor dia, padahal mereka belum punya SIM,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Intan Piliang



Close Ads
Komisioner KPK Minta 39 Finalis Puteri Indonesia Jadi Agen KPK