alexametrics

MPR Terima Kunjungan Delegasi SocDem Asia

5 Desember 2019, 22:14:59 WIB

JawaPos.com – Delegasi parlemen dari beberapa negara Asia dan Eropa yang tergabung dalam Kaukus Social Democracy Asia (SocDem Asia) mengunjungi Majelis Permusyawaratan Rakayat (MPR). Rombongan diterima langsung oleh Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.

Dalam kesempatan itu, Lestari menyinggung terkait para anggota parlemen yang mayoritas adalah generasi muda. Ia berharap lewat mereka cita-cita dunia bisa dijalankan.

“Saya kira ini sebuah gagasan yang bagus, karena mayoritas, bahkan seluruh penggagas semuanya adalah anggota parlemen muda yang menjadi harapan untuk semua, Indonesia bahkan dunia,” ujar Lestari di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Kamis (5/12).

Karena, lanjut Lestari, merekalah yang bisa membawa cita-cita dunia menjadi sebuah ekosistem yang nyaman dan menjadi rumah untuk seluruh warga bumi ini.

Diketahui, forum diskusi antar partai dari berbagai negara yang digelar sejak 3-5 Desember 2019 ini menghasilkan beberapa resolusi baru. Di antaranya adalah keinginan untuk sama-sama bekerja sama memajukan demokrasi di wilayah ASEAN, Asia dan Eropa.

Beberapa yang sudah dibahas dan disepakati bahwa anggota SocDem Asia akan menyelenggarakan forum-forum untuk melakukan dialog dan bertukar kunjungan. Disamping juga para anggota bersepakat untuk nantinya berbicara pada isu-isu yang lebih nyata dan memberikan sumbangsih serta pemikiran dan kebijakan-kebijakan di negara masing-masing.

Lestari juga menambahkan, beberapa bahasan isu yang mengerucut dalam diskusi tersebut misalnya terkait perubahan iklim. Menurutnya, persoalan ini salah satu hal yang saat ini menjadi fokus perhatian bagi seluruh penduduk dunia.

“Perubahan iklim juga berhubungan langsung dengan hajat hidup manusia. Nah, di sinilah salah satu diskusi yang terjadi bahwa para anggota parlemen harus mengambil peran dan aktif untuk mewarnai pengambilan keputusan di negaranya dan parlemennya masing-masing agar cita-cita kita terwujud,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Lestari, salah satu isu atau hasil diskusi yang juga disampaikan dalam ramah tamah bersama para delegasi adalah terkait radikalisme. Permasalahan tersebut ternyata menjadi persoalan yang terjadi di berbagai tempat, bukan hanya Indonesia.

“Ternyata radikalisme dalam berbagai macam bentuk dan intoleransi itu terjadi di semua tempat. Kemudian tekanan terhadap permasalahan persamaan hak gender juga masih terjadi meskipun itu di negara-negara barat,” paparnya.

Sementara itu, Steering Committee SocDem Asia Martin Manurung yang juga Ketua DPP NasDem Bidang Hubungan Luar Negeri mengatakan, ada lima isu yang dibahas dan disepakati untuk tindak lanjut kerja sama ke depan dalam pertemuan selama 3 hari lalu.

Selain itu, lanjut Martin, konferensi ini juga sepakat untuk menghidupkan kembali semangat dialog dan menciptakan kembali kerja sama yang saling menguntungkan antar negara di dunia.

“Agar kita membangun kembali dunia yang damai, adil dan lebih sejahtera. Kita juga mengkritisi praktek antar negara saat ini yang justru saling mencurigai dan berkurangnya multilateralisme,” paparnya.

Dalam pertemuan ini beberapa delegasi parlemen yang hadir terdiri dari berbagai negara di antaranya, Denmark, Malaysia, Thailand, Myanmar, Filipina, India, Timor Leste, Nepal, dan Mongolia.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : ARM


Close Ads