JawaPos Radar

Pilpres 2019

Ini Tiga Hal yang Dibahas dalam Pertemuan Ma'ruf dan Haedar Nasir

05/09/2018, 22:39 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ma'ruf dan Haedar Nasir
Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Ma'ruf Amin telah menggelar pertemuan dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Selain sebagai ajang silaturahmi, agenda ini pun untuk meminta restu pencalonannya di Pilpres 2019. (Fedrik/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Ma'ruf Amin telah menggelar pertemuan dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Selain sebagai ajang silaturahmi, agenda ini pun untuk meminta restu pencalonannya di Pilpres 2019.

Ditemui usai menggelar pertemuan, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir mengutarakan, dalam silaturahmi itu setidaknya ada tiga hal yang dibahas. Pertama, terkait penguatan karakter bangsa sesuai dengan semangat Pancasila.

"Tadi kita ngobrol santai sebenarnya. Kita juga ingin bangsa ini perlu maju, bangsa ini perlu kuat, satu di antaranya adalah dengan membangun karakter," ujar Hader di PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/9).

Isu hangat terkait perekonomian bangsa pun turut dibahas. Kedua pihak sepakat untuk memberdayakan ekonomi keumatan, sehingga kehidupan rakyat dapat terangkat ke jenjang lebih kemakmuran.

"Kedua kita berbicara problem bangsa yang dari segi ekonomi mayoritas rakyat dan umat kita itu masih perlu kita berdayakan," lanjut Haedar.

"Yang ketiga masalah-masalah kemanusiaan yang menjadi ranah komponen bangsa, seperti Muhammadiyah dan NU. Kekuatan-kekuatan agama itukan juga menjadi bagian utuh dari kehidupan kebangsaan," sambungnya.

Karena itu, dengan dimulainya perjuangan Ma'ruf di kancah politik, Haedar berharap dapat membawa kebaikan bagi rakyat. Selain itu kehidupan sejahtera seperti yang didamba-dambakan selama ini bisa terwujud.

"Kiai sekarang memulai untuk dalam proses politik jadi cawapres. Jadi kita berharap perjuangan struktural itu bisa menjadikan umat dan bangsa yang religius tapi berkemajuan," pungkas Haedar.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up