alexametrics

Oktober 2019, PKS Ambil Sikap Politik Jadi Oposisi atau Gabung Koalisi

5 Agustus 2019, 19:21:08 WIB

JawaPos.com – Partai Keadilan Sejahtara (PKS) belum memutuskan sikap politiknya apakah ingin menjadi oposisi ataupun bergabung ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Presiden PKS, Sohibul Iman mengatakan keputusan partai berlogo bulan sabit kembar ini menentukan sikap politiknya di forum rapat majelis syuro. Rencananya akan diselenggarakan Oktober 2019 mendatang.

“Oktober awal (forum rapat majelis syuro PKS),” ujar Sohibul di Hotel Mercure Batavia, Jakarta, Senin (5/8).

Sohibul menambahkan, saat ini masyoritas kader PKS menginginkan supaya partai yang ia pimpin bisa menjadi oposisi. Sehingga melanjutkan kembali sikap di luar pemerintahan lima tahun mendatang.

“Jadi kader ya mereka ingin oposisi. Para caleg terpilih juga begitu (ingin PKS oposisi),” katanya.

Sohibul menjelaskan, keinginan kader supaya PKS menjadi oposisi dalam perhelatan silaturahmi di antara pengurus. Mayoritas menginginkan pan tidak bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin lima tahun mendatang.

“Jadi saya sudah menyerap lewat halal bihalal seluruh Indonesia kader ini belum ditanya saja sudah mengatakan ‘ustad di luar ya’,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid menegaskan partainya akan berada di barisan oposisi. Sikap politik itu akan dikukuhkan dalam rapat Majelis Syuro mendatang.

“Sampai hari ini kita tetap dalam posisi melaksanakan putusan Majelis Syuro yaitu kami berada di luar pemerintahan. Dan perkiraan saya sih itu sikap tidak akan berubah sekalipun nanti akan diputuskan oleh keputusan majelis syuro yang baru,” kata Hidayat.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads