alexametrics

Herry Wirawan Divonis Mati, Cak Imin Harapkan jadi Efek Jera

5 April 2022, 10:24:55 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, meminta semua pihak menghormati keputusan Pengadilan Tinggi Bandung yang memvonis mati pemerkosa 13 santriwati, Herry Wirawan.

Herry sebelumnya sudah divonis seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung, namun Jaksa Penuntut Umum merasa belum puas dan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung.

“Saya kira keputusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Bandung perlu kita hormati bersama. Mungkin Majelis punya pertimbangan sendiri mengapa Herry layak dihukum mati,” kata pria yang karib disapa Cak Imin dalam keterangannya, Selasa (5/4).

Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini menyatakan, keputusan apapun yang diketok Majelis Hakim, tak lain sebagai upaya mewujudkan efek jera dan memberikan pembelajaran betapa bahayanya kekerasan seksual, tak terkecuali vonis hukuman mati untuk Herry.

“Tujuan utamanya memberikan efek jera, tidak hanya untuk yang bersangkutan, tapi juga untuk orang lain yang ingin melakukan tindakan serupa sehingga kedepannya tidak ada lagi predator seksual yang melancarkan aksinya, siapapun dan di manapun itu, apalagi di pesantren,” tutur Cak Imin.

Berkaca dari kasus Herry, dia berharap, kasus serupa tidak lagi terjadi di manapun, terutama di lembaga pendidikan seperti pesantren.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: