alexametrics

Jokowi Ogah Balas Surat AHY, Elite Demokrat: Sangat Disayangkan

5 Februari 2021, 10:04:43 WIB

JawaPos.com – Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengaku kecewa karena pihak Istana tidak merespon surat yang dberikan oleh ketua umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Adapun surat AHY ini diberikan kepada Jokowi karena diduga Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko ingin mengambil alih kursi Ketua Umum Partai Demokrat dengan cara ilegal.

“Sangat disayangkan, justru Demokrat mengharapkan ketegasan sikap dan arahan dari Bapak Presiden RI kita bersama Jokowi,” ujar Syarief kepada wartawan, Jumat (5/2).

Wakil Ketua MPR ini menambahkan, seharusnya Presden Joko Widodo (Jokowi) bisa merespons surat tersebut. Hal itu lantaran pengambil alihan orang di lingkaran Istana.

“Justru saya mengatakan Presiden kita bersama, artinya kalau ada persoalan politik apalagi melibatkan ring satu maka perlu sikap dan arahan dari Bapak Presiden,” katanya.

Diketahui, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengaku sudah menerima langsung surat dari Ketua Umum Partai Demokrat AHY.

Baca Juga: Jhoni Allen Disebut Jadi Otak Kudeta, Elite Demokrat Bakal Blak-blakan

Baca Juga: Andi Arief Tuding Moeldoko yang Ingin Lengserkan AHY dari Ketum PD

“Kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan oleh Bapak Presiden, diantar langsung oleh Pak Sekjen Partai Demokrat. Kami sudah menerima surat itu,” ujar Pratikno dalam keterangannya, Kamis (4/2).

Namun demikian Pratikno mengaku pihak Istana tidak bisa menjawab surat tersebut. Sebab itu adalah masalah Partai Demokrat. Sehingga Istana enggan untuk ikut campur.

“Kami rasa kami tidak perlu menjawab surat tersebut karena itu perihal dinamika internal partai, itu adalah perihal rumah tanggal internal Partai Demokrat yang semuanya sudah diatur di dalam AD/ART,” ungkapnya

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads