alexametrics
Andi Arief Ditangkap Lagi Nyabu

Karding: Semoga Mereka Bisa Menerima Kenyataan Ini

4 Maret 2019, 20:10:28 WIB

JawaPos.com – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demorat, Andi Arief ditangkap polisi saat menggunakan narkoba jenis sabu. Kader partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dibekuk saat di kamar 1214, Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat.

Menanggapi hal itu, Wakil Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan merasa prihatin dengan kasus narkoba yang menjerat Andi Arief. Kasus ini menunjukkan kepada kita bahwa bahaya narkoba bisa mengancam artis, anak-anak, hingga politikus‎.

Karding berharap kasus narkoba Andi Arief tidak dipolitisasi sebagai bentuk serangan terhadap oposisi. Karena menurutnya, polisi sudah bekerja profesional berdasarkan bukti yang ada.

“Narkoba adalah musuh kita bersama, dan polisi punya tugas untuk menyelamatkan bangsa ini dari kasus narkoba,” ujar Karding saat dikonfirmasi, Senin (4/2).

Mantan sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku  paham, bahwa ditangkapnya Andi Arief dalam kasus narkoba menjadi pukulan serius bagi Partai Demokrat maupun kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tentu saja sedikit banyak akan mempengaruhi citra maupun elektabilitas.

“Kita tahu selama ini Andi Arief berperan sebagai influencer bagi Demokrat dan kelompok oposisi yang memojokkan kinerja pemerintah. Tapi ini bukan berarti pemerintah mesti disalahkan. Semoga mereka bisa menerima kenyataan ini. Dan bahan intsrospeksi diri,” katanya.

Menurut Karding, pemerintahan Jokowi telah menunjukkan komitmen yang serius dalam upaya memerangi narkoba. Ini terlihat dari sikap tegas presiden yang menginstruksikan tembak ditempat bandar narkoba yang melawan hukum. 

“Di bawah pemerintahan Jokowi, sudah ada belasan narapidana narkoba kelas kakap dieksekusi mati,” katanya.

Lebih lanjut, Karding berharap Andi Arief bisa diberi kekuatan dalam menjalani proses hukum ini. Betapa pun sebagai kolega politikus turut prihatin dengan apa yg menimpanya. “Semoga ia diberi ketabahan,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Karding: Semoga Mereka Bisa Menerima Kenyataan Ini