alexametrics

Jajaki Jalur Diplomasi, PKS Gandeng Partai Islam Terbesar di Bosnia

3 Desember 2019, 17:43:22 WIB

JawaPos.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pertemuan dengan tokoh Partai Islam terbesar Bosnia Herzegovina, Party of Democratic Action, di Sarajevo.

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufri hadir didampingi Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. Kunjungan ini adalah rangkaian dari diplomasi internasional Fraksi PKS DPR ke Fraksi-Fraksi Partai di dunia. Beberapa negara yang selama ini telah dikunjungi, antara lain ke Rusia, AS, Inggris, Australia, dll.

Menurut Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, pada pertemuan itu, rombongan partainya disambut oleh
Anggota Parlemen sekaligus salah satu tokoh pendiri dari Partai Islam terbesar di  Bosnia Herzegovina Party of Democratic Action.

Turut mendampingi dalam pertemuan penuh kehangatan dan persahabatan itu, Duta Besar Indonesia untuk Bosnia Herzegovina Amelia Ahmad Yani yang juga merupakan putri ketiga Pahlawan Revolusi Jenderal Anumerta Ahmad Yani.

“Pertemuan berlangsung sangat hangat dan bersahabat karena Indonesia dan Bosnia punya hubungan spesial,” ujar Jazuli dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com.

Terutama, lanjut Jazuli, sejak Bosnia dilanda konflik etnis dulu, Indonesia saat itu selalu memberi dukungan penuh terhadap nasib etnis muslim Bosnia sebagai rakyat yang tertindas saat itu.

“Alhamdulillah Bosnia-Herzegovina saat ini hidup dalam kedamaian,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, lanjut Jazuli, Ketua Majelis Syuro PKS mengajak Semsudin Mehmedovic untuk lebih mempererat ikatan persaudaraan dan meningkatkan kerjasama di berbagai bidang utamanya di bidang ekonomi, pendidikan, pariwisata dan budaya.

“Baik dilakukan secara ‘government to government’, ‘business to business’, juga ‘people to people’ bahkan ‘party to party’ seperti yang dilakukan antara PKS dan Party of Democratic Action,” paparnya.

Lebih lanjut, Jazuli juga mengapresiasi peran Partai Islam Bosnia dalam memperkuat kohesi sosial diantara warga negara Bosnia Herzegovina yang plural dan majemuk karena dibentuk dari tiga entitas etnis bangsa yaitu Bosnia, Serbia, dan Kroasia. Dengan penduduk mayoritas beragama Islam lalu disusul Nasrani (Kristen Ortodox dan Katolik). Ada juga minoritas Yahudi dan nonagamis.

Karena itu, PKS menawarkan Indonesia sebagai contoh dan pelajaran kerukunan dalam bangsa yang majemuk, baik dari sisi suku bangsa, budaya, maupun agama. Sebab, negeri ini berhasil membangun kohesivitas sosial melampaui perbedaan yang ada.

“Kemajemukan bisa menjadi kekayaan bangsa sejalan dengan semboyan bhinneka tunggal ika,” kata Jazuli.

Sementara itu, Semsudin juga mengapresiasi jalinan persahabatan rakyat dan negara Indonesia dengan Bosnia yang selalu harmonis. “Terima kasih dan salam hangat untuk rakyat dan pemimpin Indonesia,” ujarnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Antara



Close Ads