Soal Koalisi dengan Parpol Pendukungnya, Ini Kata Anies

3 Oktober 2022, 13:46:16 WIB

JawaPos.com – Anies Baswedan kini resmi menjadi calon presiden yang diusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem). Dia menyatakan, segala hal yang berkaitan dengan proses pencapresannya akan ditindaklanjuti setelah dirinya lengser sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hal itu termasuk kaitannya dengan koalisi partai yang akan turut bergabung dengan pihaknya.

“Nanti, nanti, itu kan sesudah 16 aja kita bicara koalisi. Dan teman-teman ini berkomunikasi terus,” ujarnya kepada wartawan di NasDem Tower, Senin (3/10).

“Jadi begini, saya ingin sampaikan kita menghormati proses yang ada di dalam partai politik. Saya selalu katakan begitu bukan? Setiap partai politik memiliki mekanismenya, memiliki prosesnya, kami berkomunikasi dengan semua, dan kami menghargai-menghormati. masing masing memiliki proses prosedur, tradisi yang berbeda-beda,” imbuhnya.

Namun begitu, Anies mengatakan bahwa selama ini, partai yang mengusungnya untuk jadi capres dalam Pilpres 2024, yaitu NasDem selalu berbicara dan berdiskusi dengan partai yang secara serius mengedepankan kepentingan negara.

“Itu yang terjadi, dan Nasdem hanya mau berdiskusi dengan yang mau mengedepankan kepentingan negara. Itu sudah disampaikan berkali-kali dan itu kita tunggu sampai semua tuntas,” tegasnya.

Anies menambahkan, dirinya dan NasDem sudah sepakat bahwa semua hal yang berkaitan dengan pencalonannya sebagai capres ke depan akan diobrolkan lebih lanjut setelah dirinya selesai melaksanakan tugas sebagaimana Gubernur DKI Jakarta.

“Dan tadi juga setelah selesai acara ini kita duduk bersama bahwa sampai tanggal 16 saya masih mengurusi Jakarta. Dan kita komunikasi terus bersiap, tapi semua itu nanti baru dipikirkan, baru mulai dibahas sesudah 16 Oktober,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan otoritas penuh kepada Anies Baswedan untuk memilih sendiri calon wakil presidennya di Pilpres 2024. Paloh memastikan, pihaknya tidak akan mengintervensi cawapres pilihan Anies.

Paloh menegaskan, jika dirinya atau Partai NasDem yang memilih Cawapres untuk Anies, ia khawatir ada ketidakcocokan dengan Anies sebagai calon presidennya. Menurut dia, ketidakcocokan merupakan penyakit bagi pemerintahan ke depan.

“Kami kasih prioritas ke Bung Anies. Bagaimana kalau kita tiba-tiba pilih cawapres yang nggak cocok sama dia? Itu namanya cari penyakit,” kata Surya Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta, Senin (3/10).

Editor : Kuswandi

Reporter : Tazkia Royyan Hikmatiar

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads