JawaPos Radar

Makin Populer, Dukungan Terhadap #2019GantiPresiden Justru Nyungsep

03/09/2018, 16:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Makin Populer, Dukungan Terhadap #2019GantiPresiden Justru Nyungsep
Tagar 2019GantiPresiden semakin dikenal. Namun, dukungan justru turun, dari 68,6 persen pada Mei 2018 menjadi 23,8 persen pada Agustus 2018. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Gerakan #2019GantiPresiden terus mencoba menggelar sejumlah aksi kendati menuai berbagai penolakan di sejumlah daerah. Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono, gerakan itu memang makin populer kini.

Survei Y-Publica menunjukkan, pada Mei 2018, hanya 50,3 persen masyarakat yang tahu tentang gerakan ini. Jumlah responden yang tahu gerakan ini meningkat pada survei terakhir, di level 70 persen.

Akan tetapi, lanjut Rudi, dukungan terhadap gerakan ini justru menunjukkan penurunan. "Yang setuju gerakan ini hanya 23,8 persen," kata Rudi dalam paparannya di Jakarta, Senin (3/9).

Makin Populer, Dukungan Terhadap #2019GantiPresiden Justru Nyungsep
Mardani Ali Sera, dalam aksi gerakan #2019GantiPresiden beberapa waktu lalu. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

Padahal pada Mei 2018, jumlah responden yang mendukung gerakan yang digagas Mardani Ali Sera itu mencapai 68,6 persen. Rudi menyampaikan, masyarakat semakin bersikap kritis dengan munculnya berbagai gerakan tagar.

Masih merujuk survei terbaru, sebanyak 28,3 persen responden menganggap gerakan itu bermuatan politis. Sementara 25 persen responden menganggap aksi gerakan itu sama dengan kampanye politik sebelum pemilu.

Lebih dari itu, sebanyak 13,6 persen responden menganggap gerakan #2019GantiPresiden mengarah pada upaya makar. "Masyarakat bersikap kritis terhadap gerakan ini karena kerap membawa isu-isu sektarian dan terang-terangan ditunggangi elite politik tertentu," pungkasnya.

Sekadar informasi, survei Y-Publica ini dilakukan dari 13-23 Agustus 2018 dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Responden dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling‎).

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka ‎kepada responden menggunakan kuesioner. Margin of error 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up