JawaPos Radar

Fahri: Kalau Rupiah Ambruk, Pak Jokowi Amblas

03/09/2018, 18:17 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Jokowi kebobolan hadapi persoalan rupiah yang terus melemah terhadap dollar. (Sinta/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku, sudah sejak awal dirinya mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera mengambil sikap soal lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Namun, peringatan itu tak digubris oleh Kepala Negara. 

"Itu saya bilang dari awal, saya sudah mengingatkan Pak Jokowi," kata Fahri di gedung parlemen, Jakarta, Senin (3/9).

Menurut Fahri, dua atau tiga bulan setelah Jokowi dilantik sebagai presiden ada hal mendasar yang dilihat masyarakat internasional dan pasar. "Waktu rapat konsultasi saya mengingatkan ke Pak Jokowi soal tantangan itu, termsuk soal kepastian hukum," katanya.

Menurut Fahri, optimisme pasar kala itu sedang tinggi, mengingat sosok Jokowi dianggap sebagai Obama-nya Indonesia. "Harus diakui pasar lagi sangat happy saat itu," ungkapnya.

Namun ternyata, lanjut Fahri, Jokowi bobol soal kepastian hukum di Indonesia. Menurutnya, sekarang sudah tidak ada kepastian hukum di Indonesia. 

"Semua bisa diatur, semua tampak seperti main-main. Aparatur negara tidak tunduk pada aturan tertulis. Manuver kiri kanan," ujarnya.

Nah, lanjut Fahri, itulah yang secara sistematis membuat terjadinya penggerusan terhadap rupiah. "Karena orang tidak mengerti, bagaimana bisnis di Indonesia itu sering tidak pasti," ungkap Fahri.

Mantan wakil sekretaris jenderal (wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengingatkan kepada Jokowi akan situasi dan akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS itu.

"Jadi saya mau bilang kepada Pak Jokowi, kalau begini situasinya, maka ekonomi kita bisa habis. Karena sebentar lagi Rp 15 ribu, Rp 16 ribu. Tidak ada yang pegang persoalan ekonomi ini. Coba lihat saja," ungkapnya.

Lebih lanjut, Fahri mengatakan, sudah tidak ada waktu lagi untuk merombak tim ekonomi Jokowi. "Satu-satunya ancaman paling berat Pak Jokowi adalah ekonomi. Kalau rupiah ambruk, Pak Jokowi amblas," ungkap Fahri. 

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up