JawaPos Radar

Pilpres 2019

Di Depan Paloh dan Kadernya, JK Salah Sebut Nasdem Jadi Golkar

03/09/2018, 16:34 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tercatat dua kali keliru menyebut partai Nasdem dengan Golkar. Momen itu terjadi saat ia didapuk menutup Pekan Orientasi Calon Legislatif Partai NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (3/9). (Raka Deny/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tercatat dua kali keliru menyebut Partai Nasdem dengan Golkar. Momen itu terjadi saat ia didapuk menutup Pekan Orientasi Calon Legislatif Partai NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (3/9).

"Saya mendengar begitu banyak gubernur dan kepala daerah yang terpilih melalui Partai Golkar. Tentu itu merupakan aset yang penting," kata JK di lokasi.

Salah ucap itu pun lantas memancing keriuhan 575 peserta yang hampir semuanya adalah calon anggota legislatif dari Partai Nasdem. Menyadari kesalahannya, JK segera meralatnya.

"Maaf, maksudnya Nasdem. Sudah terbiasa (menyebut Partai Golkar)," timpalnya.

Meski begitu, kejadian terpeleset lidah pun kembali terjadi. Lagi-lagi JK menyenut partai besutan Surya Paloh itu menjadi Golkar.

"Karena itulah Saudara-saudara yang terpilih sebagai gubernur, kepala daerah, bupati, yang merupakan wakil Partai Golkar, eh, Partai Nasdem," ujar JK, kembali disambut tawa riuh para peserta acara.

Setelah kesalahan kedua itu, pria asal Makassar tersebut berkilah bahwa acara pembekalan caleg ini banyak dihadiri oleh mantan kader Golkar yang memutuskan berhijrah ke NasDem.

"Wajah-wajah di depan ini teman-teman, bekas petinggi Golkar semua. Jadi wajah itu tercermin masuk ke otak (adalah Golkar)," lanjut JK diiringi tawa dan tepuk tangan para peserta.

Lebih jauh, mantan Ketua Umum Golkar itu berpesan agar para caleg Partai Nasdem untuk bersaing secara fair di Pileg 2019. Kemudian bagi yang terpilih sebagai anggota dewan, diharapkan bekerja dengan baik dengan diiringi tekad yang kuat untuk menyejahterahkan rakyat.

(ce1/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up