JawaPos Radar

Banyak Isu Hoax Terkait Jokowi, Misbakhun: Itu Fitnah Harus Dilawan

03/03/2018, 22:59 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Misbakhun
Misbakhun saat menggelar reses di daerah pemilihanya dengan menggelar silaturahmi sekalgus Dengar Pendapat Bersama Masyarakat. (istimewa/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun meminta masyarakat di daerah pemiluhanya untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu Suku Agama Ras dan Antargolongan. Pasalnya, hal ini dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang berdampak pada persatuan dan kesatuan di Republik Indonesia.

Terlebih, lanjut Misbakhun, saat masuk dalam tahun politik yang ditandai dengan momentum Pilkada serentak 2018 dan dilanjut dengan Pemilu juga pilpres 2019.

“Isu-isu yang dienduskan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab sejatinya adalah fitnah. Harus dilawan. Sebagai contoh, Presiden Jokowi dituduh komunis dan anti Islam. Padahal Jokowi adalah presiden muslim yang taat dan dekat dengan ulama,” ujar Misbakhun saat bersilaturahmi dan berdialog dengan ratusan petani tembakau di Wonomerto, Probolinggo, Jumat (02/03).

Sebagaimana dilansi dari keterangan tertulis yang diterima oleh JawaPos.com, Misbakhun juga menegaskan fitnah-fitnah tersebut harus dilawan agar proses pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi dapat terlaksana dengan baik.

Misbakhun juga mengingatkan bahwa saat ini isu-isu hoax dan fitnah yang banyak ditujukan kepada Presiden Jokowi itu bertujuan untuk memperlemah pemerintah.

“Kita harus berani melawan isu-isu hoax dan fitnah yang memperlemah persatuan. Karena jka tidak dilawan maka pmerintah bisa terganggu dan pembangunan jadi melambat,” pungkasnya.

Diketahui, belakangan ini banyak bermunculan konten negatif (ujaran kebencian dan hoax) yang disebarkan melalui media sosial, seperti facebook, twitter, instagram, hingga grup-grup WhatsApp (WA) yang berisi isu-isu SARA terutama yang difitnahkan kepada Presiden Jokowi.

(dms/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up