alexametrics

Misbakhun Minta OJK Buka Data Konglomerasi Fintech

3 Februari 2022, 05:29:16 WIB

JawaPos.com – Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka data tentang konglomerasi perusanaan financial technologi atau fintech. Legislator Golkar itu menduga pemilik modal menggunakan orang lain untuk menjalankan fintech yang tak hanya menyediakan pinjaman dana, tetapi juga sistem pembayaran.

Menurut Misbakhun, pada saat ini terdapat 103 fintech yang terdaftar di OJK. Perinciannya ialah 95 konvensional dan 8 syariah.

“Masalah fintech ini sebenarnya bukan hanya peer to peer lending, tetapi ada yang sifatnya payment system. Ini bagaimana?” ujar Misbakhun dalam rapat kerja Komisi XI DPR dengan OJK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/2).

Mantan PNS di Direktorat Jenderal Pajak itu juga menyatakan harus ada pengawasan terintegrasi terhadap payment system. Sebab Sekjen SOKSI itu mengaku dirinya tidak melihat sebuah pengawasan yang terintegrasi.

Misbakhun juga mengaku ingin mengetahui data tentang konglomerasi sektor keuangan. Dia meminta OJK membuka data pemilik bank, status banknya sebagai emiten Tbk atau tidak, dan soal manajer investasi (MI).

“Dia punya perusahaan efek apa dan memperdagangkan saham siapa saja?” katan Alumnus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) itu sembari monegasken hal tersebut penting dibuka ke publik.

Editor : Dimas Ryandi

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads