alexametrics

Dedi Sebut Jargon ‘2019 Ganti Presiden’ Rugikan Golkar

2 Juli 2018, 12:05:52 WIB

JawaPos.com – Pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) meraih hasil cukup mengejutkan dalam Pilgub Jabar 2018. Dalam hasil quick count sejumlah lembaga survei, 2DM berada di urutan ketiga.

Padalah sebelum penghitungan suara, hasil sigi menyebut mereka bersaing ketat dengan pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Adapun di tempat kedua adalah jagoan yang diusung Gerindra-PKS, Sudrajat dan Ahmad Syaikhu (Asyik).

Kepada awak, Dedi Mulyadi mengklaim turunnya suara paslon 2DM, dipicu hashtag ‘2019 Ganti Presiden’ yang digaungkan Paslon Asyik.

Dedi menyebut pihaknya menjadi paslon yang dirugikan dengan manuver Paslon Asyik. Pasalnya, partainya telah memiliki sikap untuk mencalonkan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

Atas dasar itu, gerakan itu dinilainya telah berhasil menggerus suara yang signifikan dari dirinya. Hal itu dibuktikan dari beberapa hasil lembaga survei yang masih menyebut elektabilitasnya masih tinggi sebelum pencoblosan.

“Pasangan yang paling dirugikan adalah pasangan kami, karena saya berasal dari partai Golkar yang memiliki basic pemilih dan memiliki arah yang sudah jelas,” kata Dedi di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (2/6).

Apalagi, kata Dedi, pasangannya, Deddy Mizwar memiliki memiliki irisan pemilih yang sama dengan parpol pengusung rivalnya, yakni PKS.

“Hal itu bisa terlihat dari pemilihnya Pak Deddy Mizwar di Bekasi Bogor sampai ke Sukabumi dan Cianjur. Nyaris seluruh para pemilih Pak Deddy bergeser ke pemilih Asyik. Karena melihat isunya lebih strategis di pasangan nomor 3, 2019 ganti presiden,” tutup dia.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (aim/JPC)



Close Ads
Dedi Sebut Jargon '2019 Ganti Presiden' Rugikan Golkar