alexametrics

Fraksi PKS Siap Tolak Omnibus Law Jika Merugikan Rakyat

2 Maret 2020, 10:55:56 WIB

JawaPos.com – Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, posisi PKS yang semakin kokoh di parlemen karena memilih tidak bergabung dengan Kabinet Presiden Jokowi. Kondisi ini menurutnya membuat PKS lebih objektif dan total dalam memperjuangkan kepentingan rakyat bangsa dan negara.

“Kami akan jaga amanah itu dengan semaksimal mungkin berjuang untuk membela kepentingan rakyat dan menolak kebijakan yang menyengsarakan rakyat,” ujar Jazuli saat acara serap aspirasi masyarakat pada Masa Reses DPR di Kecamatan Tunjungteja.

Sebagaima dilansir dari keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Jazuli yang merupakan Anggota DPR Dapil Banten II itu menuturkan, suara PKS di Pusat naik 10 dari 40 kursi menjadi 50 kursi. Menurutnya ini bukti PKS semakin dipercaya rakyat.

Ia mencontohkan, demi kepentingan rakyat Fraksi PKS komit menolak kenaikan iuran BPJS kelas III mandiri. Kemudian menolak rencana kenaikan harga Gas Elpiji 3 kg, juga mendesak penyelidikan (hak angket) skandal Jiwasraya yang merugikan negara lebih dari Rp 13 triliun.

Jazuli juga melaporkan keberhasilan Fraksi PKS bersama Fraksi lain mengegolkan UU Pesantren, serta mengusulkan RUU keumatan antara lain RUU Perlindungan Simbol dan Tokoh Ulama, RUU Ketahanan Keluarga, dan lain-lain.

Dalam forum tersebut para tokoh masyarakat yang jadir berharap besar kepada PKS agar mampu mengangkat harkat dan martabat rakyat kecil dan mendorong pemerintah agar membuat program kesejahteraan rakyat bukan sebaliknya melahirkan kebijakan yang membuat rakyat semakin susah.

Mereka mendukung PKS menolak kenaikan iuran BPJS kelas tiga mandiri dan harga-harga kebutuhan rakyat kecil. Secara khusus para tokoh masyarakat terutama malangan pekerja (buruh) menyoroti RUU Omnibus Law yang mereka dengar hanya berpihak pada investor dan pemodal.

“Aspirasi ini kami perhatikan betul terutama menyangkut omnibus law. Bagi Fraksi PKS keberpihakan pada rakyat kecil tidak bisa ditawar-tawar. Jika nanti setelah pembahasan omnibus law tidak berpihak pada rakyat, dengan tegas kita akan tolak,” pungkas Jazuli.‎

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini: