alexametrics

RUU Kekerasan Seksual Beraroma Liberal, Fraksi PKS Keras Menolak

2 Februari 2019, 00:58:23 WIB

JawaPos.com – Fraksi PKS di DPR memutuskan menolak draf Rancangan Undang – Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual. Penolakan ini didasarkan pada alasan karena adanya pertentangan materi atau muatan RUU tersebut dengan nilai-nilai Pancasila dan agama.

“Fraksi PKS bukan tanpa upaya, sehingga sampai pada kesimpulan menolak draf RUU. Kami sudah secara tegas memberikan masukan perubahan tetapi tidak diakomodir. Untuk itu, Fraksi PKS menyatakan dengan tegas menolak draf RUU Penghapusan Kekerasan Seksual,” tegas Jazuli dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Sabtu (2/1). 

Menurut Jazuli, ada beberapa masukan subtansial Fraksi PKS yang sama sekali tidak diakomodir dalam RUU, mulai dari perubahan definisi dan cakupan kekerasan seksual hingga perspektif yang menempatkan Pancasila khususnya nilai-nilai agama yang berlandasakan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai asas dalam RUU. 

“Definisi kekerasan seksual hingga cakupan tindak pidana kekerasan seksual dominan berprespektif liberal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, agama, dan budaya ketimuran. Bahkan berpretensi membuka ruang sikap permisif atas perilaku seks bebas dan menyimpang,” kata Jazuli. 

Sikap tegas Fraksi PKS ini diperkuat oleh derasnya kritisi dan penolakan dari tokoh-tokoh agama, para ahli, ormas, dan elemen masyarakat lainnya terhadap RUU ini yang dinilai justru berpotensi memberi ruang bagi perilaku seks bebas dan perilaku seks menyimpang yang secara otomatis bertentangan dengan Pancasila dan norma agama. 

“Atas dasar itulah, Fraksi PKS semakin mantap dan yakin untuk menolak draf RUU tersebut serta akan menempuh langkah konstitusional agar DPR membatalkan pembahasan RUU tersebut,” pungkas Jazuli.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads
RUU Kekerasan Seksual Beraroma Liberal, Fraksi PKS Keras Menolak