alexametrics

Bakal Dipolisikan Kader Berkarya, Sekjen PSI: Silakan Saja!

1 Desember 2018, 14:31:25 WIB

JawaPos.com – Langkah hukum bakal dilakukan Partai Berkarya setelah sosok Presiden ke-2 RI Soeharto kembali disebut sebagai simbol korupsi Indonesia oleh Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni.

Saat dikonfirmasi, Raja Juli Antoni tidak mempermasalahkan dirinya bakal dipolisikan oleh Partai Berkarya dengan menyebut Soeharto sebagai simbol korupsi di Indonesia.

“Silakan saja Berkarya atau partai-partai yang mengidolakan ‎Orde Baru atau tokoh-tokoh semacam Pak Prabowo atau Pak Sandi mau memproses pernyataan saya ke pihak kepolisian, karena itu koridor hukum,” ujar Antoni saat dihubungi, Sabtu (1/12).

Namun demikian Antoni malah lebih suka berdiskusi ketimbang Partai Berkarya melaporkannya ke aparat kepolisian‎. Ini karena dia turun ke jalan saat menjadi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN), Jakarta, kala dirinya menuntut Presiden Soeharto mundur.

“Tapi menurut saya akan lebih baik apabila kita jadikan pernyataan saya ini sebagai sebuah diskusi, saya siap diundang untuk membuktikan bahwa Soeharto adalah simbol KKN,” tegasnya.

‎Terpisah, Ketua DPP PSI Tsam‎ara Amany mengatakan, pernyataan yang disampaikan oleh koleganya adalah sebuah bukti nyata saat Orde Baru penuh dengan KKN. Sehingga kalaupun ada laporan maka sudah pasti Raja Juli Antoni akan menghadapinya.‎

Namun ruang diskusi lebih baik dilakukan. Apabila Partai Berkarya tidak menerima Soeharto disebut simbol korupsi di Indonesia maka tinggal buktikan lewat data dan fakta.

‎”Saya tahu bro sekjen ya, dia bukan sosok yang penakut, beliau memiliki data dan fakta yang jelas karena banyak data dan bukti. Artinya kita buka ruang diskusi kalau Partai Berkarya merasa itu tidak benar. Silakan Partai Berkarya tunjukkan fakta dan data sebaliknya,” katanya.

“Karena banyak fakta yang menujukkan hal tersebut (Soeharto KKN). Jadi saya pikir kita hadapi saja dan dipolisikan. Seperti itu bro sekjen bakal ketawa-ketawa saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Berkarya, Badarudin Andi Picunang mengaku akan melaporkan Raja Juli Antoni ke pihak kepolisian. Sama seperti halnya dengan Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah yang menyebut Soeharto sebagai guru korupsi.

Badarudin mengaku aneh kenapa masih menyeret-serat Soeharto dalam korupsi di era Orde Baru. Padahal walaupun dideskriditkan, Soeharto masih banyak diidolakan oleh masyarakat.

“Mau ngomong apa pun tentang Pak Harto, terbukti masih banyak yang mengidolakannya,” tukasnya.

‎Oleh sebab itu, Badarudin mengaku agar jangan lagi ada pihak-pihak jangan menyudutkan Soeharto dengan mengecapnya sebagai tokoh korupsi. Karena bagaimanapun, menurutnya, Soeharto juga memiliki jasa besar buat Indonesia.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/gwn/JPC)

Bakal Dipolisikan Kader Berkarya, Sekjen PSI: Silakan Saja!