JawaPos Radar

Jika Terpilih Jadi Presiden, Ini Cara Prabowo Tangani Masalah Ekonomi

01/09/2018, 15:19 WIB | Editor: Kuswandi
Prabowo Subianto
Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto (Gunawan Wibisono/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Meningginya nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) belakangan menjadi perhatian publik. Di hari ini saja tercatat USD 1, dihargai Rp 14.700.

Disinggung hal itu, Bakal Calon Presiden (Bacapres) Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki situasi ekonomi ini jika nantinya dipercaya menjadi Presiden di 2019. Salah satu caranya yakni bekerja sesuai dengan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

"Resepnya (memperbaiki ekonomi) adalah ya harus taat ke Undang-Undang Dasar kita," ujar Prabowo di Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (1/9).

Disebutkan Prabowo, dalam UUD sudah sangat lengkap dijelaskan tugas negara untuk mensejahterahkan rakyat. Maka jika aturan itu dijadikan pedoman, niscaya kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan.

Di sisi lain Prabowo menilai melemahnya rupiah lebih disebabkan karena kekayaan Indonesia tidak dikelola dengan baik. Sedangkan impor semakin besar.

"Justur mata uang melemah, karena produksi kita, karena kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia kita sadarkan," sambungnya.

Untuk menanggulangi kesulitan ini, Prabowo menilai harus ada perubahan. Sistem impor harus ditekan, sehingga kekayaan Indonesia tidak keluar ke luar negeri.

"Supaya tidak terjadi lagi kebocoran lagi, ini situasi ekonomi ini sulit, karena secara sistemik kekayaan kita tidak tinggal di Indonesia, tapi mengalir keluar negeri, ini harus ada perubahan. Saya kira intinya itu," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up