JawaPos Radar

Didesak Jadi Cawapres Jokowi, Kapolri Ngaku Nggak Berminat

01/08/2018, 19:02 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Didesak Jadi Cawapres Jokowi, Kapolri Ngaku Nggak Berminat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Bursa calon wakil presiden pendamping Joko Widodo masih terbuka lebar. Bahkan dapat dibilang posisi itu tengah diperebutkan. Belakangan, kabarnya ada yang menginginkan agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga ikut bertarung memperebutkan posisi calon wakil presiden.

Hal itu diakui Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal. "Banyak yang bertanya kepada saya juga (apakah Pak Tito mau jadi cawapres)," ungkapnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/8).

Namun ketika ditanyakan langsung, Tito mengaku enggan untuk dijadikan cawapres. "Bapak Kapolri sama sekali tidak berminat menjadi cawapres. Jadi, Pak Kapolri sama sekali tak berniat terjun ke politik," tegas Iqbal.

Didesak Jadi Cawapres Jokowi, Kapolri Ngaku Nggak Berminat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)

Dia menjelaskan, Kapolri ingin fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Terlebih agenda penting akan menyambangi Indonesia dalam waktu dekat.

"Asian Games, IMF, sampai pemilihan Pilpres dan Legislatif, biarkan Pak Kapolri menjadi penjamin dan penjaga keamanan," teguh Iqbal.

Lantas bagaimana jika Jokowi maupun kelompok masyarakat yang meminta langsung Tito sebagai pendampingnya? Iqbal berkata, itu merupakan hak semua orang.

"Tapi saya kan langsung bertanya kepada beliau, sama sekali tak berminat. Pak Kapolri itu sama sekali dari dulu tidak ada gen politik, beliau kan menjaga keamanan," pungkas Iqbal. 

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up