alexametrics

Kemenhan Gelar Seminar Bareng Ulama, Ini Kata Bos PKS di DPR

1 Maret 2019, 18:15:12 WIB

JawaPos.com – Ketua Fraksi Partai Keadlian Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengapresiasi, kehadiran alim ulama dan kiai dalam acara Seminar Sosialisasi dan Evaluasi Kegiatan Bela Negara di Banten. Acara tersebut digelar oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

“Ini adalah bukti bahwa ulama, kiai, dan pesantren selalu terdepan dalam upaya bela negara sejak masa pra kemerdekaan hingga hari ini,” tegas Anggota Komisi I DPR pada JawaPos.com.

Menurut Anggota DPR Dapil Banten itu peran ulama, kiai dan santri sangat besar dan dominan dalam sejarah perjuangan bangsa. Karena itu melalui acara ini, pemerintah dan DPR berharap bisa mengokohkan mata rantai sejarah, bahwa yang memerdekakan Indonesia adalah ulama dan santri pejuang.

“Mereka ada sebelum Indonesia merdeka dan terdepan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” katanya. 

Sejak dulu, lanjut Jazuli, kecintaan ulama dan umat Islam pada  NKRI tak perlu diragukan lagi. Termasuk lahirnya Pancasila dan Konstitusi yang merupakan hasil pemikiran, perenungan, dan istikhorohnya ulama.

“Maka lahirlah kesadaran dalam konstitusi bahwa kemerdekaan Indonesia semata-mata atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Lalu lahirlah sila pertama Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa dan empat sila lainnya senafas dengan nilai-nilai agama,” paparnya. 

“Oleh karena itu, rasanya tidak berlebihan jika saya katakan ulama, kiai, dan santri merupakan tulang punggung kemerdekaan Republik Indonesia. Dan peran mereka hingga saat ini tidak pernah jeda meski tidak mendapatkan gaji dari negara,” katanya.  

Atas dasar peran dan kontribusinya di atas, Jazuli yang juga merupakan Wakil Presiden Forum Parlemen Muslim Dunia ini berharap bangsa Indonesia terus menghormati dan memuliakan ulama.

“Pemerintah terus menjadikan ulama sebagai suluh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta mendengarkan nasihat, aspirasi, bahkan kritik mereka dengan penuh hormat. Atas dasar itulah Fraksi PKS turut memperjuangkan lahirnya Undang-Undang Pesantren di DPR,” pungkas Jazuli.

Diketahui, hadir dalam acara tersebut, Pejabat Direktorat Bela Negara Kemenhan, Kolonel Lily Limanovlava, Kabankesbangpol Pemprov Banten Ade Riyanto dan Kadiskominfo Sumardi.

Turut hadir Tokoh Ulama Banten KH. Abdi Sumaithi. Seminar Bela Negara ini sendiri untuk pertama kali diselenggarakan di Provinsi Banten bertempat di D’Wiza Convention Hall, Serang Banten. 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads
Kemenhan Gelar Seminar Bareng Ulama, Ini Kata Bos PKS di DPR