alexametrics

Tingkatkan Kemampuan Generasi Muda, Visi Indonesia Gelar Kelas Menulis

30 Juli 2019, 01:15:42 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia dihadapkan pada tantangan untu menyiapkan daya saing para generasi mudanya. Apalagi di era digital seperti saat ini, karena itu penting untuk dilakukan penguatan di sektor kompetensi usia pekerja.

Untuk mendukung itu, Lembaga Visi Indonesia bersama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madinatul Ilmi menggelar program “Kelas Menulis dan Komunikasi” yang diselenggarakan selama 26-28 Juli 2019.

Founder Lembaga Visi Indonesia Muhammad Abdul Idris dalam sambutannya mengatakan, pada era digital saat ini setiap orang dituntut untuk punya kemampuan menulis dan komunikasi yang efektif. Harapannya, dengan kemampuan itu, generasi muda yang masuk dalam usia angkatan kerja, mampu membangun rasa percaya diri.

“Kelas menulis sangat penting untuk diajarkan sedini mungkin, khususnya bagi para pemuda. Dengan kemampuan menulis dan komunikasi paling tidak menjadi bekal dasar pemuda membangun rasa percaya diri,” ujar Idris dalam keterangan tertulis pada JawaPos.com.

Selain itu, Idris menambahkan bahwa kemampuan menulis dan komunikasi saat ini dibutuhkan pada profesi apa pun sehinga bisa menjadi modal dasar penting untuk melakukan lompatan dan kontribusi lebih besar ke depannya untuk bangsa.

“Menulis dan komunikasi ini kemampuan dasar umum yang sebetulnya wajib dimiliki oleh anak muda Indonesia,” imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan Rektor STAI Madinatul Ilmi Asep Kusnadi. Orang nomor satu di kampus tersebut menyatakan bahwa anak muda harus terus mengenali dan menggali kemampuannya.

“Menjadi sebuah kewajiban dan keharusan anak muda harus terus menggali potensi dan kemampuan. salah satu yang penting adalah kemampuan menulis dan komunikasi. dua hal ini pasti melekat dengan profesi apa pun,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemuda Asorurn Ni’am Soleh mengatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan kelas menulis dan komunikasi karena salah satu program Kementerian Pemuda dan Olahraga salah satunya adalah peningkatakan kualitas pemuda.

“Kemenpora akan mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia terutama pemuda. Saya menyambut baik dengan kegiatan pelatihan kelas menulis dan komunikasi ini,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan panitia, kegiatan kelas menulis dan komunikasi ini diikuti kurang lebih 60-an pemuda dari berbagai organisasi. Peserta tidak hanya datang dari wilayah Jabodetabek, namun juga beberapa dari daerah.

“Senang sekali peserta kegiatan kelas menulis dan komunikasi datang dari berbagai daerah. Tidak hanya wilayah jabodetabek tapi ada juga dari Cirebon dan Indramayu. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” ujar ketua panitia Muhammad Khotim.

Kelas menulis dan komunikasi diisi dengan berbagai materi seperti public speaking, dasar-dasar jurnalistik, pengelolaan website, manajemen media sosial, teknik pembuatan power point dan pengelolaan data berbasis excel. Harapannya, para peserta mampu menguasai ketrampilan dan kompetensi dasar tersebut dan mampu mengembangkannya di ‘dunia nyata’ setelah kegiatan pelatihan selesai digelar.

Editor : Dimas Ryandi



Close Ads