alexametrics

Selain Bantuan Fisik dan Uang, Guru Perlu Dukungan Capacity Building

25 November 2020, 22:50:55 WIB

JawaPos.com – Waktu yang ditunggu-tunggu para guru honorer swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) segera tiba. Dalam waktu dekat bantuan subsidi upah (BSU) guru honorer atau non PNS di bawah Kemenag bakal mulai dicairkan. Lebih dari itu, guru juga perlu bantuan program pembangunan kapasitas atau capacity building.

Secara simbolis BSU tersebut memang mulai disalurkan oleh Menag Fachrul Razi di Jakarta Rabu (25/11). Tetapi untuk pencarian BSU secara umum atau massal masih diproses oleh Kemenag. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag M. Zain mengatakan saat ini masih proses penerbitan surat keputusan (SK) penetapan calon penerima BSU.

’’Selanjutnya proses pencairan. Estimasi (pencairan, Red) bulan November sampai awal Desember,’’ katanya. Dia menjelaskan Kemenag bakal menyalurkan BSU kepada 543.928 orang guru dan tenaga kependidikan honorer atau non PNS di raudhatul athfal (RA) dan madrasah. Selain itu sebanyak 93.480 orang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) honorer di sekolah umum juga menerima BSU. Besaran BSU adalah Rp 600 ribu/bulan selama tiga bulan.

Menyambut momentum Hari Guru Nasional (HGN) 2020 kemarin, dukungan bagi guru tidak hanya disampaikan oleh pemerintah. Tetapi juga oleh lembaga sosial lainnya. Diantaranya adalah kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Dompet Dhuafa yang menggelar sejumlah program sosial untuk guru.

Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan M. Syafi’ie el Bantanie mengatakan dukungan atau bantuan untuk guru sifatnya tidak hanya materi. ’’Terkadang dukungan capacity building lebih penting,’’ katanya Rabu (25/11). Dia mengatakan selain memberikan bantuan fisik atau finansial, Dompet Dhuafa juga menaruh perhatian terhadap program-program pembangunan kapasitas serta kompetensi guru.

Program pembangunan kapasitas itu diantaranya dengan menggelar sejumlah pelatihan. Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan para guru bisa meningkatkan kompetensinya. Selain itu Dompet Dhuafa juga memberikan bantuan penunjang pembelajaran. Sehingga para guru tidak terkendala dalam proses belajar mengajar. ’’Khususnya di tengah pandemi Covid-19,’’ tuturnya.

Kepala Pendistribusian Baznas Ahmad Fikri mengatakan salah satu kelompok guru yang menjadi sasaran mereka adalah guru honorer. Sebab seperti banyak diketahui kesejahteraan para guru honorer masih perlu dibantu. ’’Mekanismenya sederhana saja. Kalau dalam ketentuan di Baznas, memenuhi hak kifayah untuk mengikuti program pengembangan guru,’’ jelasnya.

Diantara kegiatan untuk mendukung para guru adalah menggelar mini konser bertajuk Terima Kasih Guru. Konser yang digelar secara virtual itu menghadirkan Samsons, Fauzan Daulay, Is Pusakata, Sharfira Umm dan sejumlah artis lainnya. Di tengah pelaksanaan mini konser yang digelar pada 21 November itu dilakukan penggalangan dana.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Hilmi Setiawan


Close Ads