alexametrics

Ingin Banyak Inovasi Seperti GeNose, AI Dimasukkan Kurikulum Sekolah

25 Oktober 2021, 22:02:49 WIB

JawaPos.com – Pemerintah terus memaksimalkan teknologi di bidang kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Diantaranya adalah dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki penguasaan di bidang kecerdasan buatan. Salah satu caranya adalah memasukkan materi kecerdasan buatan di dalam kurikulum sekolah.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Kolaborasi Riset dan Inovasi Kecerdasan Artifisial (Korika) Hammam Riza di Jakarta (25/10) kemarin. Hammam mengatakan teknologi AI di Indonesia sudah memiliki dasar dalam program Strategi Nasional (Stranas) pemerintah. Diantaranya adalah penyiapan talenta atau SDM di bidang AI.

“Regulator (pemerintah, Red) sudah semangat memasukkan AI ke kurikulum,” katanya.

Harapannya kecerdasan buatan sudah bisa dikenalkan sejak dini kepada masyarakat. Kemudian bisa dijaring talenta-talenta unggul di bidang kecerdasan buatan.

Mantan kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) itu menjelaskan penyiapan SDM AI itu adalah berpikir masa depan. Sehingga harus mulai dicanangkan sejak saat ini.

Menurut dia banyak sekali nilai tambah yang dihasilkan dengan penerapan teknologi kecerdasan buatan. Dia berharap teknologi ini bisa menguasai dan mengangkat nilai ekonomi dari inovasi-inovasi yang dihasilkan bangsa Indonesia.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Hilmi Setiawan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads