alexametrics

Seragam Gratis Bagi Siswa Baru, Ringankan Beban Warga Terdampak Covid

22 Mei 2020, 10:46:27 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan berbagai sarana-prasarana menyambut siswa kembali masuk sekolah usai pandemi terlewati. Salah satunya menyalurkan bantuan seragam gratis untuk peserta didik baru. Saat ini pengadaan sedang berjalan dan diharapkan siap disalurkan di tahun ajaran baru ketika pandemi terlewati.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Heri Wasana membeberkan total seragam yang disalurkan menyesuaikan hasil pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Sebagaimana kuota masig-masing sekolah seragam yang disiapkan sekitar 5.129 potong. Perinciannya sekitar 75 untuk TK Pembina, 1.927 untuk SD, dan 3.127 untuk SMP. ‘’Kami sudah anggaran menyesuaikan pagu masing-masing sekolah,’’ kata Heri.

Seragam tersebut diberikan untuk siswa baru TK Pembina, pelajar kelas I SDN, dan siswa kelas VII SMPN. Masing-masing diberikan berupa dua setel kain. Yakni seragam merah putih dan pramuka untuk siswa SDN. Seragam biru-putih dan pramuka untuk peserta didik SMPN. Serta seragam almamater atau khaki bagi siswa TK Pembina. ‘’Saat ini proses pengadaan sedang berjalan,’’ lanjutnya.

Pemberian bantuan kain seragam tersebut disertai dengan penyertaan ongkos jahit. Termasuk di dalamnya emblem sekolah. Untuk siswa baru di TK Pembina, setiap anak mendapat ongkos jahit Rp 80 ribu. Sedangkan, ongkos jahit kain celana atau rok untuk seragam merah-putih dan pramuka bagi siswa SDN, masing-masing diberikan Rp 50 ribu. Kain seragam putih dan pramuka bantuan ongkos jahitnya masing-masing Rp 40 ribu. ‘’Ya, dilengkapi dengan ongkos jahit,’’ ungkapnya.

Sementara untuk SMPN, bantuan ongkos jahit celana atau rok biru dan pramuka yang diberikan sebesar Rp 78 ribu. Sedangkan kain baju putih dan pramuka masing-masing Rp 55 ribu. Ditargetkan bantuan seragam gratis itu dapat didistribusikan ketika siswa masuk sekolah kembali setelah pandemi Covid-19 terlewati. ‘’Kami upayakan anak-anak masuk nanti sudah dapat disalurkan,’’ sambungnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Madiun pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,3 miliar. Lelang dengan nama paket tender Pengadaan Kain Seragam SD dan SMP itu dimenangkan CV Sasami dengan harga terkoreksi Rp 1.23 miliar. Total peserta lelang mencapai 95 peserta berasal dari berbagai daerah.

Terpisah, Wali Kota Madiun Maidi mengungkapkan bantuan seragam gratis tersebut merupakan ikhtiar Pemkot Madiun untuk memajukan pendidikan Kota Kharismatik. Bantuan tersebut juga wujud pemerintah untuk menyediakan pendidikan layak bagi seluruh anak di kota setempat. ‘’Bantuan seragam tetap berjalan, dan itu komitmen kami untuk memajukan program pendidikan,’’ kata Maidi.

Maidi menambahkan ikhtiar tersebut juga bagian dari stimulus program pendidikan untuk meringankan beban warga karena dampak Covid-19. Dia mengintruksikan bantuan seragam gratis tersebut diharapkan dapat disalurkan ketika siswa telah masuk sekolah kembali.

‘’Orang tua terdampak secara ekonomi karena wabah ini, kami bantu dengan seragam gratis. Sehingga anak-anak siap masuk sekolah setelah masa pandemi terlewati nanti. Ini upaya kami untuk memajukan pendidikan daerah,’’ ucapnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM


Close Ads