alexametrics

Agar Tak Stres Belajar dari Rumah, Ortu Perlu Komunikasi dengan Anak

22 Februari 2021, 19:00:11 WIB

JawaPos.com – Beberapa daerah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM), sebagian lagi masih menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Oleh karenanya, keluarga tetap perlu untuk memberikan pengajaran yang menyenangkan kepada anak selama belajar di rumah (BDR).

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi pun memberikan tips agar dalam waktu sebulan ini anak tetap dapat belajar dengan baik dari rumah. Di mana hal utamanya adalah komunikasi.

“Kunci utamanya adalah komunikasi, komunikasi yang efektif dan jadikan anak dalam posisi ini bukan sebagai bawahan yang harus menerima perintah, instruksi, komando dan sebagainya. Lebih sebagai sahabat,” jelas dia.

Dibandingkan berperan sebagai guru, baiknya orang tua mengambil posisi sebagai teman dari anak mereka. Apalagi selama belajar di rumah, tentunya anak memiliki stres dan hal ini bisa diatasi dengan komunikasi sebagai seorang sahabat.

“Mohon ayah dan ibu memposisikan juga sebagai teman, jadi penuh persahabatan, tidak ada kekerasan, tidak ada pemaksaan dan sebagainya. Lalu ganti PJJ jadi PJD atau pembelajaran jarak dekat, pembelajaran tatap muka tapi tapi yang ditatap bukan guru, yang ditatap adalah guru pengganti dan siapa itu, ya Ayah dan Bunda, Papa dan Mama,” ungkapnya.

Lalu, pelajaran yang diberikan juga jangan hanya soal mata pelajaran di sekolah saja. Namun, bisa juga soal nasionalisme dan pendidikan karakter, seperti penerapan 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan, wajib menjaga jarak.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking




Close Ads