alexametrics

Pertemuan Kedua G20, Bahas Teknologi Digital dalam Pendidikan

21 Mei 2022, 15:48:46 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memimpin pertemuan kedua Kelompok Kerja Pendidikan (Education Working Group-EdWG) G20. Pembahasan kali ini mengenai agenda prioritas Pendidikan Berkualitas untuk semua dan Teknologi Digital dalam Pendidikan.

Selain itu, draf deklarasi menteri pendidikan G20 juga mulai didiskusikan agar nantinya dapat memberikan manfaat signifikan bagi Indonesia dan dunia. Menariknya, UNESCO mendorong dilibatkannya prinsip gotong royong sebagai kerangka kerja dalam laporan tersebut.

Sedangkan pada hari pertama, Kemendikbudristek juga menginisiasi pembahasan untuk membawa hasil-hasil dari EdWG G20 secara lebih luas lagi kepada negara-negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui pertemuan Konferensi Transformasi Pendidikan (Transforming Education Summit-TES).

Pada pertemuan ini, Kogirima Atsushi selaku Director of Office for International Affairs Division, Minister’s Secretariat/Ministry of Education, Culture, Sport, Science and Technology, Japan, mengapresiasi menyelenggarakan pertemuan ini.

“Jepang menyambut baik usulan Indonesia untuk berbagi pembahasan dari negara G20 di Transforming Education Summit,” ucap Kogirima.

Menurut UNESCO dan UNICEF, inisiatif Kemendikbudristek untuk membawa hasil-hasil dari EdWG G20 ke TES merupakan strategi yang sangat tepat dalam rangka memprioritaskan pemulihan sistem pendidikan dunia. Terutama dari dampak pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun.

Chair of G20 EdWG, Iwan Syahril menyampaikan, melalui pertemuan G20 EdWG ini, mengaharapkan partisipasi aktif dalam upaya global memastikan pendidikan berkualitas dan merata. Serta mempromosikan kesempatan belajar secara berkelanjutan untuk semua.

“Dalam hal ini, kami percaya, pertemuan G20 EdWG ini akan menjadi momen bersejarah dalam perjalanan kita menuju dunia yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Iwan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads