alexametrics

Data Penerima Bantuan Subsidi Upah Diduga Bocor, Begini Respons P2G

20 November 2020, 12:18:02 WIB

JawaPos.com – Beredar kabar data pribadi milik para guru dan tenaga kependidikan non-PNS yang merupakan calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) diduga telah tersebar luas. Data tersebut tercantum ratusan ribu nama-nama orang yang diduga calon penerima BSU Kemendikbud.

“Sampai-sampai ada nomor induk kependudukan, nomor rekening yang bersangkutan, bahkan nama ibu kandungnya. Kami sangat menyayangkan data pribadi ini bocor dan tersebar ke publik melalui WAG,” ucap Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim kepada JawaPos.com, Jumat (20/11).

Satriwan melanjutkan, semestinya pihak Kemendikbud dan pihak bank bisa menjaga kerahasiaan data pribadi para guru dan tenaga kependidikan yang akan menjadi calon nasabah bank tersebut.

Sebagaimana diketahui, proses pendataan calon penerima BSU ini lebih praktis dan efesien sebenarnya, yakni guru tinggal mengecek di web Dirjen GTK Kemdikbud. Lalu mendaftarkan diri secara mandiri.

Tidak melibatkan pihak ketiga atau administrasi di sekolah, seperti surat keterangan kepala sekolah, yayasan dan lainnya. Semua serba langsung antara guru honorer atau swasta dengan Kemendikbud,” terangnya.

Sedangkan Iman Z. Haeri (Kabid Advokasi Guru P2G) mengungkapkan, sebagai seorang guru honorer di sebuah SMA swasta, juga merasa khawatir namanya dan rekan-rekannya bocor. Pihak-pihak yang berniat jahat pasti bisa saja menggunakan data pribadi tersebut untuk tindak pidana.

“Potensi penyalahgunaan data kami para guru honorer ini bisa saja dilakukan, oleh pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan,” tambah dia.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads