alexametrics

Sekjen Partai Demokrat Kritik Pengangkatan Guru Honorer di Era Jokowi

20 September 2021, 13:34:50 WIB

JawaPos.com – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Irwan mengkritik pengangkatan proses guru honorer melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurutnya, seharusnya mereka diangkat berdasarkan masa pengabdian seseorang sebagai guru.

Kata dia, guru yang telah cukup masa mengabdinya seharusnya tidak mengikuti proses seleksi lagi karena akan mengalami kesulitan bersaing dengan guru yang masih muda masa pengabdiannya.

“Seharusnya dilakukan pengangkatan secara langsung bukan melalui proses seleksi, tapi di lihat masa pengabdiannya para guru itu,” kata Irwan kepada wartawan, Senin (20/9).

Irwan menyayangkan, pemerintah masih membiarkan guru-guru honorer yang  cukup masa pengabdiannya mengikuti proses seleksi PPPK hanya untuk memperoleh kesejahteraannya.

Ia pun mempertanyakan, perhatian Mendikbudristek Nadiem Makarim terhadap dedikasi para guru, apalagi ketika tahu ada yang gagal menembus ambang batas seleksi (passing grade). Di mana banyak pihak menilai passing grade untuk sejumlah mata pelajaran terlalu tinggi.

“Mereka sudah mengabdi sangat lama dan mereka mengajar itu di pelosok-pelosok daerah, seharusnya itu menjadi perhatian pemerintah,” tuturnya.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads