alexametrics

Komitmen Soal Sejarah Dipertanyakan, Nadiem Akhirnya Buka Suara

20 September 2020, 19:24:10 WIB

JawaPos.com – Banyak pihak menilai bahwa Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim tidak paham mengenai sejarah Indonesia. Atas dugaan itu, Nadiem pun memberikan pernyataan bahwa ia sendiri memiliki misi untuk meningkatkan ketertarikan anak pada sejarah.
“Yang buat saya mengejutkan adalah komitmen saya terhadap sejarah kebangsaan kita dipertanyakan. Padahal misi saya adalah untuk memajukan pendidikan sejarah agar kembali relevan dan menarik bagi anak-anak kita,” ungkapnya dalam siaran Youtube Kemendikbud RI, Minggu (20/9).
Mantan bos Gojek itu pun bercerita bahwa kakeknya, Hamid Algadri merupakan salah satu tokoh perjuangan dalam kemerdekaan Indonesia di tahun 1945. Jadi, tidak mungkin dia akan melupakan sejarah.
“Ayah dan ibu saya aktivis nasional untuk membela hak asasi rakyat Indonesia dan  berjuang melawan korupsi. Anak-anak saya tidak mengetahui bagaimana melangkah ke masa depan tanpa mengetahui dari mana mereka datang,” terangnya.
Kembali ia menegaskan, misinya adalah meningkatkan pemahaman peserta didik akan sejarah Indonesia. Pasalnya, saat ini anak-anak tidak menyukai mata pelajaran tersebut.
“Misi saya sebagai Menteri malah kebalikan dari isu yang timbul. Saya ingin menjadikan sejarah menjadi suatu hal yang relevan untuk generasi muda dengan penggunaan media yang menarik dan relevan untuk generasi baru kita agar bisa menginspirasi mereka,” terangnya.
Masyarakat juga diminta agar isu itu tidak menjadi polemik. “Sekali lagi saya imbau masyarakat, jangan biarkan informasi yang tidak benar menjadi liar,” pungkasnya.
Seperti diketahui, dalam draf penyederhanaan kurikulum dan asesmen nasional, pelajaran sejarah ditingkat SMK dihapuskan. Sedangkan, di jenjang SMA dibatasi atau hanya menjadi pelajaran pilihan. Atas hal tersebut, banyak kecaman yang datang dari berbagai pihak. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads