alexametrics

Pilihan Mainan Edukasi Anak di Era Pandemi

20 Februari 2021, 17:28:01 WIB

JawaPos.com – Kondisi pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 mengharuskan banyak aktivitas harus dilakukan di rumah, termasuk belajar. Tak sedikit orang tua kewalahan untuk menciptakan aktivitas bagi anak-anak yang bersifat menghibur namun juga edukatif.

Bahkan, anak-anak akan sengaja dibiarkan bermain gawai tanpa kontrol waktu dan konten agar anak-anak tidak mengganggu orang tua saat harus sibuk bekerja dari rumah.

Lukas Kailimang Ed.M, seorang pakar pendidikan anak mengatakan anak-anak seharusnya tetap diberi kebebasan bermain selama pandemi. “Bermain memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang dan pendidikan anak, sedangkan pemahaman budaya kita sering kali memisahkan antara bermain dan belajar,” katanya.

Menurut Lukas, belajar seharusnya dibuat dengan cara yang menyenangkan dan menjadi satu kesatuan.

Osmo, sebuah gawai yang dibuat oleh mantan insinyur Google yakni Pramod Sharma dan Jerome Scholler bisa menjadi ide permainan edukasi bagi anak-anak.

“Osmo memberikan solusi yang inovatif bagi anak-anak dengan memadukan learning dan play secara interaktif dan positif. Sangat disayangkan bahwa di era digital ini, banyak media maupun alat permainan yang digunakan anak-anak hanya bersifat pasif dan menghibur, maka tidak mengherankan jika malah kebiasaan buruk atau gadget dependency/addiction-lah yang muncul,” kata Lukas.

Osmo diperuntukkan bagi anak-anak usia 3-12 tahun, yang mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI) dengan perangkat permainan fisik untuk dimainkan menggunakan tangan.

Dian Asa Sinaga, representatif dan eksklusif distributor resmi Osmo di Indonesia, mengatakan dengan Osmo, anak-anak mendapatkan stimulasi otak yang aktif, sekaligus mengasah otak kanan mereka untuk membangun critical thinking dan problem-solving skills.

“Osmo membantu anak-anak untuk belajar membaca, mengenal suara (phonics), matematika, komunikasi, kewiraswastaan, kreativitas, koordinasi motorik antara mata dan tangan, serta berbagai aspek edukasi lainnya. Anak-anak akan belajar berpikir kreatif untuk menemukan solusi dalam sebuah permainan,” pungkas Dian.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Antara




Close Ads