alexametrics

Ada yang Belum Tahu Kuota Gratis, Komunikasi Kemendikbud Dipertanyakan

18 Oktober 2020, 14:43:19 WIB

JawaPos.com – Kuota gratis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih banyak belum didengar oleh warga pendidikan. Hal itu berdasarkan survei nasional Arus Survei Indonesia (ASI).

Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji pun mengkritisi Kemendikbud yang tidak berkomunikasi kepada publik menjadi penyebab masyarakat pendidikan tidak mengetahui informasi tersebut. Begitu juga dengan dinas pendidikan (disdik) yang ada di daerah tersebut.

“Kalau bicara kondisi kuota ini ya wajar kalau banyak masyarakat yang tidak tahu, karena kita sedikit sekali melihat pejabat Kemendikbud termasuk menterinya tampil (menyampaikan informasi) di layar televisi dan media publik,” ujarnya kepada JawaPos.com, Minggu (18/10).

Padahal Kemendikbud sendiri sering menggaungkan 4C kepada dunia pendidikan untuk menjalankan pembelajaran abad ke-21, yaitu critical thinking, creativity, collaboration, and communication. Namun, sayangnya Kemendikbud tidak mengaplikasikannya sendiri, terbukti dengan kasus sekarang ini.

“Mereka sendiri kesulitan melaksanakan itu, jadi sebelum meminta anak-anak kita menguasai hal tersebut, kemendikbud sendiri harus memberikan contoh bagamana berkomunikasi yang baik karena yang kita bawa ini adalah kebijakan publik dan kepentingan bangsa Indonesia,” tutur dia.

Pola komunikasi yang hanya satu arah itu pun, kata dia membuat lubang besar pada sistem pendidikan dalam negeri. Pasalnya, kementerian yang mengurus pendidikan sendiri kurang mensosialisasikan program-programnya kepada publik.

“Harusnya mereka punya anggaran untuk sosialisasi, semakin mendekati rakyat lah, ini kan kebijakan publik yang mereka harus tau dan diikutsertakan dan diajak bicara, tapi entah kenapa sulit sekali mengambil jalan kesana, kalau bicara ke media itu sulit, apalagi bicara ke lintas pemerintah, pemda dan disdik dan ormas ya semakin sulit, harapannya segera ada perbaikan lah komunikasi publik ini,” tutup Indra.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif ASI Ali Rifan menyayangkan masih banyaknya yang belum mengetahui adanya bantuan kuota gratis. “Apakah tahu ada bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud? 20,0 persen menjawab tidak tahu. Dan ada 1,1 persen yang tidak bisa menjawab,” terangnya dalam webinar Polemik dan Presepsi Publik Terhadap Bantuan Kuota Internet, Jumat (16/10).

Sedangkan, yang mengetahui adanya bantuan sebesar 78,9 persen. Untuk itu, menurut Ali, sosialisasi ini harus dimaksimalkan lagi oleh pihak Kemendikbud. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads