alexametrics

Cegah Pelajar Terlibat Demo, Sekolah Diminta Terapkan Absen 3 Kali

17 Oktober 2020, 13:31:24 WIB

JawaPos.com – Dinas Pendidikan Kota Jakarta Selatan meminta sekolah turut terlibat aktif mencegah pelajar terlibat unjuk rasa. Dinas meminta kepada sekolah menggelar pertemuan virtual dengan siswa 3 kali sehari. Pada pagi, siang dan sore hari.

Kepala Sudin Pendidikan 1 Jakarta Selatan, Joko Sugiarto mengatakan, pertemuan virtual ini diikuti oleh oleh orangtua, siswa dan pihak sekolah. Dengan begitu keberadaan siswa bisa terpntau secara rutin.

“Sejauh ini kami juga selalu memberikan informasi melalui WA, bahkan bebarapa saat lalu kita undang semua kepsek-kepsek, termasuk swasta untuk diberikan arahan,” kata Joko kepada wartawan, Sabtu (17/10).

Dinas Pendidikan juga secara rutin mengebarkan kepada pihak sekolah dan wali murid jika akan ada aksi unjuk rasa. Dengan begitu, sekolah dan orang tua bisa lebih maksimal mengawasi siswa agar tidak terlibat unjuk rasa.

Dengan pertemuan virtual 3 kali sehari juga bisa sebagai metode absen kehadiran. “Dengan begitu tentunya dia jadi terbatas di rumah saja dan terpantau orangtuanya juga, lalu dikasih juga tugas tambahan diatas jam 13.00 WIB selain dari tugas BDR itu,” kata Joko.

“Dengan pertemuan secara virtual artinya terjadi diskusi antara pihak sekolah dan murid-murid, yang mana diharapkan kita semua bisa sama-sama menjaga,” imbuhnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads