alexametrics

Bimbing Anak di PJJ, Wali Kelas dan Orang Tua Harus Komunikasi Intens

17 September 2020, 10:44:53 WIB

JawaPos.com – Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim mengatakan bahwa perlu adanya komunikasi intensif antara orang tua dan guru untuk memahami dan membimbing anak dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dia pun merujuk kepada konsep tripusat pendidikan Ki Hadjar Dewantara, di mana pendidikan itu merupakan tanggungjawab dari 3 entitas, yaitu keluarga, sekolah atau pemerintah dan masyarakat.

“Ketiganya punya kontribusi. Oleh karena itu, orang tua dalam membimbing atau mendampingi anak selama PJJ harus berkomunikasi dengan wali kelas, ini perannya sangat sentral,” ujar dia kepada JawaPos.com, Kamis (17/9).

Satriwan yang juga merupakan wali kelas di salah satu SMA swasta di Jakarta mengaku bahwa saat ini dirinya lebih komunikatif dibandingkan waktu normal. “Intensitas komunikasi saya itu lebih intens sebelum PJJ, karena setiap hari kami mengawasi keterlibatan anak-anak kita selama PJJ, apakah dia jenuh dan pusing,” jelas dia.

Ia pun membeberkan, pihaknya seringkali merespons apa yang diinginkan anak didik mereka. Misalnya, ketika mereka lelah atau bosan dalam pelajaran, kegiatan pembelajaran pun akan diistirahatkan sejenak.

“Misalnya ada anak yang mengeluh ini kok ulangan semua, satu hari itu ada 3 mapel sampai jam setengah 1, 3 mapel ini kebetulan penilaian harian semua, mereka keberatan dan saya sampaikan kepada pimpinan sekolah, lalu dia menyampaikan ke guru ngga usah jadi penilaian harian, karena akan memberatkan anak,” imbuhnya.

Oleh karena itu, agar semua pihak merasa nyaman meskipun belajar secara online, komunikasi yang baik perlu dibangun. “Jadi komunikasi antara wali kelas dan orang tua itu penentu saat ini, jadi proses pendampingan itu ngga lepas dari pengawasan orang tua dan wali kelas,” tutupnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads