alexametrics

Nadiem Sadar Strategi Ciptakan SDM Unggul Tak Seperti Bikin Aplikasi

Program Lompatan Merdeka Belajar
17 Januari 2020, 22:12:41 WIB

JawaPos.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, pihaknya akan melakukan terobosan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul seperti keinginan Presiden RI Joko Widodo. Nadiem mengaku, mengatasi masalah di sektor pendidikan sangat sulit.

Bahkan negara maju sekalipun membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 tahun. Sehingga, dirinya akan mencoba melakukan lompatan yang dapat menarik sistem hingga 20 persen.

“Saya di sini bukan untuk benerin, tapi melakukan lompatan. Enggak bisa dicapai 5 tahun tapi mungkin 10-20 persen sistem ini bisa lompat. 5-15 tahun itu bisa ke tarik dari 20 persen ini,” ujarnya di gedung Tribrata Jakarta, Jumat (17/1).

Menurutnya, menciptakan SDM membutuhkan adanya transformasi. SDM unggul tidak akan terwujud jika hanya mengandalkan kebijakan pemerintah.

Peran masyarakat, orang tua, serta guru juga dibutuhkan. “SDM unggul bukan hanya unggul di Indonesia. Unggul itu relatif di panggung dunia,” imbuhnya.

Nadiem menyebut, selama ini pemerintah menggunakan administrasi pendidikan dan regulasi untuk menciptakan SDM unggul. Padahal, administrasi pendidikan bukanlah suatu metode pembelajaran.

Atas dasar itu, dirinya akan membuat terobosan yakni program merdeka belajar. Program ini akan membebaskan guru dalam mengimplementasikan metode yang cocok untuk siswa-siswinya.

“(Tadinya) Saya kira sistem manajemen yang bisa dikasih insentif secara otomatis pendidikannya akan baik. Tapi enggak. Karena produk ini bukan suatu layanan atau apps, tapi manusia. Tingkat kompleksitas enggak sama dengan private sector,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri


Close Ads