alexametrics

Senior Unesa Bentak Maba di Ospek Online, Pengamat: Seperti Era Barbar

15 September 2020, 12:08:15 WIB

JawaPos.com – Peristiwa verbal abuse atau kekerasan secara verbal yang dilakukan senior Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam kegiatan ospek online ramai di jagat maya. Hal itu terungkap setelah warganet mengunggah sebuah video Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unesa 2020.

Verbal abuse sendiri merupakan perilaku yang tidak menyenangkan dengan berbicara kata-kata kasar, seperti menghina, memaki atau mengejek korbannya. Menanggapi hal tersebut, Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji mengatakan bukan zamannya hal seperti pembentakan dilakukan pada saat ospek.

Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang yang membuat mental orang terpengaruh. “Era sekarang bentak-bentak kayaknya jadul banget. Seperti masih di era barbar ya,” ungkap dia kepada JawaPos.com, Selasa (15/9).

Berbicara mengenai SDM Unggul, Indonesia Maju, menurut dia hal itu tidak akan tercapai apabila mental generasi bangsa masih seperti itu. Kata dia, sekarang bukan lagi era feodalisme atau sikap yang selalu ingin dihormati.

“Gimana bicara SDM unggul kalau level mahasiswa di abad 21, gaya komunikasinya masih seperti ini. Eranya sudah bukan era feodalisme, ini kan gaya perbudakan,” imbuhnya.

Dia pun mempertanyakan manfaat para senior kampus itu marah-marah kepada mahasiswa baru. “Apa manfaat marah-marah kayak gitu? Abad 21 loh, (harusnya) lebih mendorong ke berpikir kritis,” tambahnya.

Indra juga meminta agar ada penyelesaian secara kekeluargaan antara mahasiswa senior, mahasiswa baru yang mengalami kejadian tidak menyenangkan dan pihak kampus. “Kalau modelnya represif (pemberian sanksi) juga, sama aja dong dengan mahasiswanya (yang memarahi mahasiswa baru akibat tidak memiliki atribut lengkap),” tutur dia.

Sebelumnya, beredar unggahan di Twitter dari @Rafirizqu19 mengenai video ospek online di universitas tersebut. Adapun video yang diunggah tersebut berdurasi 30 detik.

Terdapat beberapa senior yang membentak para mahasiswa baru (maba) secara bersamaan. Hal itu di karenakan atribut yang dipakai oleh maba tidak lengkap. “Sabuk, ikat pinggangmu mana? Ikat pinggang diperlihatkan,” ucap seorang senior laki-laki kepada mahasiswi baru.

Bentakan itu pun bersambung dengan salah seorang senior perempuan yang tampak marah mempertanyakan mahasiswa baru yang tidak menggunakanikat pinggang. “Enggak ada? Nggak dibaca tata tertibnya?” bentak dia.

Ketika mahasiswi tersebut meminta maaf. Salah satu senior yang lain pun seolah tidak terima. “Maaf, maaf!,” tukasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads