alexametrics

Pendidikan Holistik Ciptakan SDM yang Unggul dan Bijaksana

15 September 2020, 17:37:49 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan bahwa tahap akhir dari pendidikan adalah kebijaksanaan. Namun, itu semua tentunya harus dimulai dari pendidikan yang seimbang.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril menyebut, pendidikan yang seimbang terlihat dari budi, cipta, rasa, karsa serta raga. Tanpa itu, sulit untuk menciptakan SDM unggul.

“Ki Hadjar Dewantara mengatakan ketika kita bisa melakukan pendidikan secara seimbang, jadi apakah itu kebersihan budi, cipta, rasa, karsa dan raga, dan itu tumbuh kembang secara baik, pada akhirnya bidang atau ilmu apapun itu akan membawa kita pada kebijaksanaan,” ujarnya dalam webinar, Selasa (15/9).

Artinya pendidikan holistik, dengan mengoptimalkan potensi siswa secara seimbang, akan menghasilkan manusia dan SDM yang penuh kebijaksanaan. Dengan itu semua, tentu masyarakat akan penuh dengan pemikiran cerdas sebelum bertindak.

“Sebaliknya, kalau sistem pendidikan tidak melakukan secara holistik, atau timpang, masyarakat tersebut akan langka, bahkan hampa kebijaksanaan,” imbuhnya.

Jika anak generasi bangsa masih belum disiapkan sistem pendidikan yang secara holistik, maka impian untuk menuju Indonesia Emas 2045 sulit tercapai. “Jadi orang-orang dewasa yang ada dalam ekosistem (pendidikan) tersebut, karena sistem pendidikan yang tidak holistik, ini bisa membuat kelangkaan kebijaksanaan dalam masyarakat yang tentunya akan memiliki dampak sosial di masyarakat kita,” tuturnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads