alexametrics

Jameela April T.R., Juara Gambar Internasional asal MIN Medokan Ayu

11 April 2017, 15:53:13 WIB

Kementerian Agama memiliki lembaga pendidikan yang disebut madrasah. Sekolah yang mengedepankan nilai keislaman itu sering dipandang sebelah mata. Padahal, di dalamnya, ada segudang prestasi. Salah satunya adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Medokan Ayu.

JAMEELA April Trinas Raihanna masih duduk di kelas II MI (madrasah ibtidaiyah). Tapi, pada umur yang masih sangat belia, dia berhasil menambah panjang daftar prestasi sekolahnya. Tak tanggung-tanggung, kejuaraan yang dimenangi tersebut berkelas internasional.

Predikat juara itu didapat dari kegemarannya menggambar. Kata sang ibu, Agustina, sejak berusia 4 tahun, Jameela suka mencoret-coret tembok rumah. Hobi tersebut lantas difasilitasi dengan berbagai perlengkapan menggambar.

Bukan hanya itu, Jameela sering diikutkan lomba menggambar. Begitu pula ketika ada tawaran lomba dari Dubai Port (DP) World. Jameela mengetahui kompetisi tersebut melalui ayahnya yang bekerja di PT Terminal Petikemas, Perak. ’’Kamu mau nggak ikut lomba menggambar di kantor ayah?’’ jelas Jameela menirukan pertanyaan ayahnya kala itu.

Karena gemar menggambar, Jameela tak berpikir dua kali untuk mengatakan iya. Apalagi, selama ini dia berpengalaman mengikuti lomba yang sama.

Ketika melihat persyaratan lomba, gadis cilik kelahiran 20 April 2008 tersebut sempat bingung dengan tema yang ditentukan DP World. Yakni, tema Go Green. Dia sempat bingung mengartikannya. Kemudian, anak ke-4 dari 5 bersaudara itu dibantu sang kakak. ’’Sama kakak diajari go green itu apa,’’ katanya.

Dari penjelasan sang kakak, Jameela mengartikan, go green adalah mengurangi sampah plastik, memperbanyak tanaman, dan melakukan penghijauan lingkungan. Penjelasan tersebut dijadikan inspirasi untuk menggambar.

Di atas kertas gambar ukuran A3, Jameela menggambar sebuah supermarket. Di depannya, ada orang-orang yang sudah selesai berbelanja. Mereka membawa kantong kertas. Di sekitarnya, terdapat aneka tanaman yang subur. Kemudian, ada tong sampah bertulisan go green. Jameela menggunakan krayon untuk menggambar sekaligus mewarnai.

Untuk mematangkan persiapan menghadapi lomba tersebut, Jameela berlatih di rumah. Dia sempat berganti kertas gambar hingga dua kali. Kemudian, pada hari H, dia mengikuti lomba menggambar di kantor ayahnya. ’’Di sana disuruh menggambar langsung selama dua jam dan disyuting,’’ ungkap putri pasangan Tri Sunu Wardono dan Agustina itu.

Panitia menyeleksi hasil goresan tangan para peserta. Hasil terbaik dikirimkan untuk mengikuti seleksi tingkat Asia-Pasifik. Di tingkat tersebut, panitia mengambil sepuluh gambar terbaik untuk dikirimkan ke kantor DP World Pusat di Dubai. Di sana, diambil 12 gambar terbaik dari anak-anak di seluruh dunia. ’’Saya masuk 12 besar itu,’’ ucapnya.

Berhasil memenangi lomba kelas internasional pada usia muda menjadi pengalaman berkesan dalam hidup Jameela. Sebab, usia maksimal peserta lomba adalah 15 tahun, sedangkan dia baru 8 tahun.

Atas kemenangan itu, Jameela mendapat hadiah jalan-jalan di Disneyland Hongkong dan Ocean Park. Kemudian, dia berkesempatan mengunjungi kantor cabang DP World di Hongkong. Rupanya, di kantor tersebut, dia dan 11 peserta lain diminta menggambar sama dengan gambar yang dikirimkan saat lomba.

Jameela mengaku senang mendapatkan pengalaman itu. Selain bisa jalan-jalan, dia bertemu teman-teman baru dari berbagai negara. ’’Hingga sekarang masih suka ngobrollewat Facebook,’’ ujarnya.

Ke depan, penyuka kucing tersebut ingin terus mengembangkan bakatnya. Sebelum masuk SD, dia ikut kursus menggambar, namun kini tidak lagi karena terbentur jadwal sekolah. ’’Kalau ada waktu lagi ingin les menggambar,’’ tuturnya. (ant/c23/nda/sep/JPG)

Editor : Suryo Eko Prasetyo


Close Ads
Jameela April T.R., Juara Gambar Internasional asal MIN Medokan Ayu