alexametrics

Jika Muncul Kasus Covid, Sekolah Harus Ditutup Minimal 3 Hari

8 April 2021, 19:55:10 WIB

JawaPos.com – Pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Disebutkan bahwa jika pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sudah divaksinasi, satuan pendidikan wajib menyediakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri menuturkan, meskipun diperbolehkan tatap muka terbatas, namun jika ditemukan adanya kasus Covid-19 di satuan pendidikan, tentunya  harus segera ditutup.

“Dalam SOP disebutkan, jika ada penularan Covid di satuan pendidikan, maka minimal 3 x 24 jam, sekolah itu harus di lockdown, istilahnya ditutup,” jelas dia dalam Bincang Sore Kemendikbud, Kamis (8/4).

Kemudian, sekolah perlu berkoordinasi dengan para pihak terkait, seperti dinas kesehatan (dinkes), dinas pendidikan (disdik) serta puskesmas setempat mengenai hal tersebut. Ini dilakukan agar ada ada penanganan yang baik ketika terjadi klaster. “Dilakukan pembersihan, pencucian dan disinfeksi untuk bisa memastikan bahwa sekolah tidak bisa digunakan (sementara). Kepada yang sakit ditangani dengan baik,” ujarnya.

Hal terpenting dalam pembukaan sekolah ini, selain penerapan protokol kesehatan dan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, tentu saja vaksinasi kepada seluruh GTK harus dipastikan. Jika tidak, maka PTM tidak boleh dulu dilakukan. “Lalu dipastikan bahwa semua guru-guru sudah divaksin, karena guru-guru ini lah yang punya kendali,” tegasnya. (*)

 

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking




Close Ads