alexametrics

Jokowi Beberkan Tipe Pelajar Seperti Apa Dirinya Ketika Bersekolah

4 Mei 2021, 09:43:33 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan pelajar seperti apa dirinya ketika masih bersekolah. Ia mengaku bahwa dirinya merupakan anak yang ambisius dan tidak mau kalah dari murid lainnya.

“Kalau saya orangnya memang waktu itu di SD, SMP, SMA, dan di universitas memang tidak mau kalah. Artinya gini, kalau saya melihat teman saya misalnya malam belajarnya 1 jam, saya belajar 2 jam,” jelas dia di Podcast Hardiknas 2021 Presiden Jokowi dan Mas Menteri Nadiem Makarim, Kamis (4/5).

“Habis subuh misalnya teman saya belajar 30 menit, saya 1 jam. Juara 1 misalnya saya melihat belajarnya malam 2 jam, saya 4 jam. Tidak mau kalah disitu maksud saya,” sambungnya.

Hal itu ia lakukan untuk menggapai cita-citanya. “Kenapa saya seperti itu, karena dengan belajar kita bisa mewujudkan cita-cita,” imbuhnya.

Meskipun dikenal rajin belajar, dirinya juga aktif sebagai pecinta alam. Jokowi merasa senang ketika bisa belajar di mana saja. Menurutnya, belajar tidak hanya di kampus saja, tetapi di alam pun bisa belajar.

“Pendidikan yang kita peroleh di luar ruang kelas itu juga sama pentingnya dengan pendidikan yang kita terima di dalam kelas. Kadang bisa lebih penting,” jelasnya.

Selain itu, terdapat juga kebiasaan dirinya sebagai pelajar yang terus ia lakukan hingga menjadi presiden, yakni kegigihan. “Saya selalu belajar dari kesalahan, kemudian juga tidak pernah putus asa dan saya senang yang namanya kompetisi. Saya pikir itu yang juga membuat saya berani memulai berwirausaha mulai dari nol sebelum menjadi pejabat publik,” tambahnya.

Kata dia, jika tidak berani berbuat sesuatu yang diyakini akan baik untuk perkembangan diri, bahkan baik untuk sesama, diri kita tidak akan bisa maju. “Dari dulu saya itu suka ingin tahu dan semuanya ingin tahunya juga secara detil, lihat betul merasakan itu,” ujarnya.

“Oleh karenanya, sekarang aja sama seperti itu. Kenapa saya cek ke lapangan setiap pekerjaan pekerjaan secara detil. Secara detil pun kadang-kadang masih meleset, apalagi tidak,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads