alexametrics

Mendikbud Nadiem: Jika Kuota Gratis Tak Cukup, Pakai Dana BOS

2 Maret 2021, 08:46:22 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali memulai program subsidi kuota data internet untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Data kuota internet dari 7GB sampai 12GB per bulan akan disalurkan hingga Mei 2021.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan apabila kuota tersebut dirasa belum cukup, para pelajar dan pendidik bisa memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Bantuan tersebut dapat dialokasikan untuk pembelian kuota.

“Bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan tambahan biaya kuota, ya mereka bisa menggunakan dana BOS,” terang dia dalam telekonferensi pers, Senin (1/3).

Ia menuturkan bahwa dana BOS tahun ini dapat digunakan secara fleksibel. Sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. “Penyaluran dana BOS ini, yang pembelanjaannya itu dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. itulah kenapa kita memberikan fleksibilitas,” tambahnya.

Dana BOS ini menurutnya dapat membantu warga pendidikan yang membutuhan dana untuk operasional sekolah. Mulai dari honor guru honorer, membeli barang persiapan tatap muka hingga kuota.

Namun, pihaknya mendorong agar dana BOS ini diarahkan untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). “Di masa krisis ini kita harus memberikan fleksibilitas dan dukungan yang terbaik ke sekolah kita. Harapannya murid kita bisa lebih nyaman dan bisa melakukan tatap muka,” tutup dia.

Untuk diketahui, peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan memperoleh volume kuota sebanyak 7GB per bulan. Lalu, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh kuota sebanyak 10GB per bulan. Sebelumnya, mendapatkan 35GB per bulan.

Kemudian untuk guru PAUD, jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 12 GB per bulan. Sebelumnya, kuota yang diberikan sebesar 35 GB per bulan. Terakhir, untuk mahasiswa dan dosen, akan memperoleh kuota sebanyak 15 GB per bulan. Di mana pada tahun 2020, kuota yang dialokasikan sebesar 50 GB per bulan.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Saifan Zaking




Close Ads