alexametrics

Pelaksanaan Asesmen Nasional Akan Tambah Beban Warga Pendidikan

1 November 2020, 13:37:11 WIB

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 memaksa warga pendidikan untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Adapun, kebijakan tersebut juga masih menjadi beban bagi peserta didik, guru, serta orang tua.

Bahkanm saat ini terdapat tiga siswa yang menjadi korban meninggal akibat PJJ. Pertama adalah anak SD yang tewas akibat tidak memahami pembelajaran yang disampaikan dan akhirnya dibunuh oleh ibu kandungnya.

Kemudian, terjadi di Gowa, siswi SMA memutuskan bunuh diri dengan racun yang diduga akibat tugas menumpuk dan jaringan internet yang terbatas. Ketiga adalah pelajar SMP kelas 9 yang tewas gantung diri, dikarenakan tugas menumpuk ditambah surat peringatan yang datang dari pihak sekolah.

Permasalahan PJJ belum selesai, kini akan muncul Asesmen Nasional (AN) yang akan menjadi standar kelulusan peserta didik. Hal ini, menurut Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim terlalu dipaksakan.

’’Anak-anak kita sudah terbebani secara psikologis selama PJJ, tahu-tahu mereka harus menjalani Asesmen Nasional,’’ ucap dia kepada JawaPos.com, Minggu (1/11).

Bagi dia, hal tersebut tidak adil, apalagi masih banyak yang belum mengetahui apa itu AN. Sebab, sosialisasi yang disampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih sangat minim.

’’Ini kan tidak adil bagi anak, orang tua dan guru. Jadi lebih bijak kalau diundur, karena bulannya (pelaksanaan AN) juga mempengaruhi persepsi (AN sama dengan UN) itu. Jadi jangan hanya sosialisasinya berupa konten pdf, ppt, YouTube atau Instagram,” imbuhnya.

Orang tua mesti diberikan pemahaman yang utuh, Mendikbud Nadiem Makarim diminta untuk mengintruksikan jajarannya dalam mensosialisasikan secara pasti dan berkala kepada dinas pendidikan (disdik) daerah.

’’Agar mereka menggunakan perangkat-perangkatnya di daerah, kepada orang tua, siswa, komite sekolah dan guru. Jadi jangan seolah-olah lepas tangan dengan membuat pdf, ppt, YouTube berisi informasi, selesai perkara. Tidak semudah itu, karena Indonesia itu luas,’’ tegas dia. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads