alexametrics

Pasien Alzheimer Makin Tinggi, Alat Pendeteksi Belum Memadai

Mahasiswa Doktoral ITS Ciptakan Alat Deteksi
1 Agustus 2022, 21:34:42 WIB

JawaPos.com–Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat alat metode deteksi penyakit alzheimer. Inovasi itu diciptakan lulusan doktor.

Pencipta alat deteksi penyakit alzheimer itu mahasiswa program S3 Departemen Teknik Elektro Cucun Very Angkoso. Dia meraih doktoral melalui penelitian mengenai metode deteksi penyakit alzheimer (PA).

Pemaparan disertasi yang berjudul Metode KYCHO pada Citra 3D-MRI untuk Klasifikasi Penyakit Alzheimer’s diawali dengan mengupas latar belakang kasus PA yang terus meningkat. Namun alat yang ada masih belum memiliki efektivitas yang memadai.

”Saat ini metode berbasis region of interest (ROI) yang dipakai masih sangat bergantung pada pengetahuan dan keahlian dari operator penguji,” ungkap Cucun, Senin (1/8).

Akurasi deteksi dini sangat bergantung pengalaman operator penguji jika metode berbasis ROI masih terus dilanjutkan. Hal itu mempertimbangkan tidak ada bukti yang jelas bahwa area otak lain tidak terjadi atrophy atau kondisi rusak.

Berdasar penjelasan lelaki kelahiran Blitar itu, inovasi Metode KYCHO memiliki fokus utama dalam pemrosesan secara simultan citra tiga dimensi (3D) magnetic resonance imaging (MRI) secara lebih optimal, dengan pendekatan analisis citra dua dimensi (2D).

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Rafika Rachma Maulidini

Saksikan video menarik berikut ini: