alexametrics

Ulama se-Tapal Kuda Bulat Dukung Khofifah-Emil, Ini Alasannya

31 Maret 2018, 06:49:49 WIB

JawaPos.com –  Para Kiai dan ulama yang tergabung dalam Aliansi Ulama Tapal Kuda menyatakan dukungannya pada Paslon nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa – Emili Elestianto Dardak.

Dukungan tersebut disampaikan langsung kepada Khofifah saat menggelar silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton, Probolinggo, Jumat (30/3). Para kiai menilai, Khofifah adalah sososk ulama wanita yang pantas memimpin Jawa Timur ke depan.

“Kami sangat mendukung bu Khofifah-Emil untuk menjadi Gubernur Jawa Timur. Bu Khofifah sangat pantas memimpin Jawa Timur melihat beliau cerdas, mengerti agama juga pengalaman,” kata Sekretaris Aliansi Ulama se-Tapal Kuda, Ustaz Sufai disela acara.

Ulama se-Tapal Kuda Bulat Dukung Khofifah-Emil, Ini Alasannya
Khofifah Indar Parawansa bersama muslimat NU Tapal Kuda, Jumat (29/3) (istimewa)

Sufai menambahkan, para kiai dan ulama tapal kuda memiliki harapan besar pada Khofifah. Jika kelak terpilih, Khoffiah diharapkan bisa membenahi sistem pendidikan pesantren.

“Kami berharap Bu Khoffiah memberi perhatian kepada pesantren. Selama ini tanpa ada kontribusi dari pemerintah untuk pesantren. Kami yakin, kalau bu Khofifah jadi Gubernur Insya Allah ada perhatian, tidak ditinggal,” tuturnya.

Sementara dalam forum tersebut, sejumlah kiai sepuh dari wilayah Tapal Kuda turut hadir. Diantaranya, KH Hasan Abdul Jalal Hasyim, KH Syamsudin Noer, KH Abdul Hadi Nur hingga Pimpinan Majlis Syubbanul Muslimiin KH Hafidzul Hakim Noer.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah mengatakan menjalin silaturrahmi kepada ulama dan kiai adalah bagian yang penting dalam pencalonannya ini. Selain ada doa juga ada energi baru dalam dalam memperjuangkan kemenangan.

“Seluruh proses silaturrahim ini akan menjadi silaturruuh. Nyambung jiwa, olah rasa. Jadi, silaturruh itu sambung doa. Ada rasa yang terbangun dan ada doa yang akan dimunajatkan,” kata Khoffiah.

Khofifah mengatakan pesantren adalah basis dari pembentuk kesadaran pancasila di masyarakat. Sehingga, membenahi infrastruktur dan menjamin kesejahteraan guru-guru pesantren adalah kewajiban.

“Pancasila pertama mengajak kita, peneguhan aspek-aspek spritiualitas dan religiusitas terbangun cukup kuat di pesantren-pesantren. Kalau infrastruktur bisa terbangun dengan baik. Saya rasa prosesnya akan lebih kualitatif dan representatif,” terang Khoffiah Khofifah.

Komitmen Khofifah untuk memberi kesejahteraan pesantren ini termaktub dalam Jatim Berkah. Dalam Nawa Bhakti kelima ini, Khofifah-Emil mengagas penguatan peran Pondok Pesantren dalam mendorong partisipasi sekolah dan menyediakan beasiswa S2 khusus guru diniyah.

“Di dalam Nawa Bhakti Satya Kita sudah menyebut apakah Bosda Madin (Bantuan Operasional Madrasah Diniyyah) ataukah guru Madin, kita ingin meningkatkannya, sampai dengan S2” pungkasnya.

Untuk diketahui, pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 dengan diusung oleh 6 partai politik. Yakni, partai Demokrat (13 kursi), partai Golkar (11 kursi), Partai Amanat Nasional (7 Kursi), PPP (5 kursi), partai NasDem (4 kursi), dan partai Hanura (2 kursi).

Dalam pencalonannya paslon nomor urut 1 itu, menawarkan beberapa program kerja jika terpilih kelak. Program-program tersebut dikemas dengan sebutan Nawa Bhakti Satya.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Ulama se-Tapal Kuda Bulat Dukung Khofifah-Emil, Ini Alasannya