alexametrics

Jumlah PHPU Turun, Bawaslu Nilai Pihaknya Semakin Baik dalam Bekerja

29 Mei 2019, 13:28:17 WIB

JawaPos.com – Peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai lembaga pengawasan dalam pemilu semakin baik. Hal ini setidaknya terlihat dari turunnya jumlah Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) tahun 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK), jika dibandingkan di tahun 2014.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, merujuk data MK, hingga 26 Mei 2019, sebanyak 340 permohonan PHPU telah masuk ke lembaga penguji udang-undang. Sementara permohonan PHPU tahun 2014 totalnya mencapai 902.

Sehingga menurut Abhan, hal ini menunjukan Bawaslu semakin baik dalam bekerja. Karena banyak peserta pemilu yang telah puas dengan kinerja Bawaslu di hajatan serentak di tahun ini.

“Kalau disandingkan dengan Pemilu 2014 dengan sekarang, itu (PHPU) hanya sepertiganya. Artinya di situ ada peran Bawaslu dan sudah maksimal. Apa yang peserta pemilu tidak puas itu sedikit dibanding yang pemilu 2014,” ujar Abhan dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (29/5).

Abhan juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Bawaslu terkait pengawasan yang selama ini dilakukan di Pemilu 2019 ini. Misalnya mengenai kerja keras di sengketa proses, dan penanganan pelanggaran administratif Pemilu 2019.

Abhan menegaskan, kerja-kerja Bawaslu tersebut telah meminimalisir ketidakpuasan peserta pemilu terhadap proses pemilu, sebelum mereka mengajukan sengketa ke MK.

“Inilah saya kira fungsi penanganan pelanggaran administratif, fungsi penanganan sengketa proses yang bisa menekan ketidakpuasan peserta,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads