alexametrics

Kunjungi IPWL, Khofifah: Pengguna Harus Direhab, Pengedar Hukum

29 Maret 2018, 08:32:49 WIB

JawaPos.com – Calon Gubernur Jawa Timur, Khoffiah Indar Parawansa melakukan kunjungan ke Yayasan Bambu Nusantara. Yayasan tersebut salah satu Intitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) bagi korban penyalahgunaan narkotika, di Surabaya, Rabu, (28/3).

Dalam kunjungan ini, Khofifah disambut oleh para warga rehabilitasi yang rata-rata masih muda. Satu persatu, mantan Menteri Sosial (Mensos) ini menyalaminya seranya menyapa. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan pentingnya perlakuan yang berbeda antar pengguna dan pengedar.

“Kalau dia pengguna, maka dia harus direhab. Kalau dia pengedar, maka harus dapat punishment (hukuman),” tegas Khofifah.

Kunjungi IPWL, Khofifah: Pengguna Harus Direhab, Pengedar Hukum
Khofifah Indar Parawansa saat memberikan wejangan di Yayasan Bambu Nusantara, Rabu (28/3) (istimewa)

Khofifah juga mengajak para korban penyalahgunan narkotika untuk melapor ke IPWL yang telah ditunjuk oleh dua Kementerian, yakni Kementerian Sosial jika rehabilitasi sosial, dan Kementerian Kesehatan untuk rehabilitasi medik.

Tidak hanya diberikan rehabilitasi. Menurut Khofifah, para korban penyalahguna narkotika ini juga harus diberi konseling. Misalnya dengan melibatkan Satuan Bahkti Pekerja Sosial (Saktipeksos) yang dibawah naungan Kemensos.

“Pemerintah, baik itu Pemkab, Pemkot dan Pemprov harus menghitung berapa Saktipeksos yang ada dibawah. Saat ini kota kita butuh Saktipeksos lebih banyak. Karena Jawa Timur ini penyalahgunaan narkoba tinggi,” terang Khoffiah.

Oleh karena, Ketua Umum Muslimat NU mendukung penuh agar seluruh IPWL dapat dimaksimalkan. Artinya, pemerintah harus aktif dan terus meningkat jumlah konselor.

“Maksimalisasi harus ditingkatkan terutama penyiapan konselor dan saktipeksos dan harus proporsional,” pungkasnya.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Kunjungi IPWL, Khofifah: Pengguna Harus Direhab, Pengedar Hukum