alexametrics

Pilkada Taput Ricuh, Pengumunan Pilgub Sumut Mundur

28 Juni 2018, 18:45:49 WIB

JawaPos.com – Kerusuhan yang terjadi di Pemilihan Bupati Tapanuli Utara (Taput) berimbas pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut). Kerusuhan itu menyebabkan harus terhambatnya rekapitulasi suara Pilgub Sumut.

Komisioner KPU Sumut Iskandar Zulkarnain mengatakan, rekapitulasi suara Pilgub harus terhambat karena, saat kerusuhan alat Pengelolaan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) di KPU Taput dirusak oleh massa.

Iskandar menyebut, saat kerusuhan baru 17 persen suara Pilgub yang masuk ke KPU Sumut. Setelah itu, massa langsung merampas formulir C1 dan merusak komputer beserta alat scan C1 untuk Situng. Seharusnya, Situng bisa selesai dalam waktu 2×24 jam.

“Kalau gak ada dari situ mau menetapkan pemenang Pilgub siapa,” kata Iskandar, Kamis (28/6).

Hingga saat ini, baru 68 persen data yang masuk ke laman milik KPU. Totalnya ada 17 ribu lebih dari total TPS di Sumut sebanya 24 ribu lebih. “Seharusnya kalau gak ada masalah, malam ini selesai,” tukasnya.

Sebelumnya Iskandar memaparkan ada kerusuhan terjadi di KPU Tapanuli Utara, Rabu (27/6) malam. Massa menggeruduk masuk ke kantor KPU dan melakukan pengrusakan. Bahkan surat suara berlebih juga dirampas.

Kronologis awal kerusuhan itu lantaran ada isu liar yang beredar soal kecurangan pelaksanaan Pilbup. Saat penyerahan kotak suara dari tingkat KPPS ke PPK, ada dugaan kecurangan di formulir C1. Sehingga kotak suara dibuka kembali meski sudah disegel.

Hingga kini, massa masih menduduki kantor KPU Taput. Beberapa massa sudah bergerak ke kantor Panwas Taput bersama Kapolres.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pilkada Taput Ricuh, Pengumunan Pilgub Sumut Mundur