alexametrics

Isu PKH Sengaja ‘Digoreng’, Khofifah Sarankan Penuduh Minta Maaf

28 April 2018, 10:49:30 WIB

JawaPos.com – Kasus dugaan adanya oknum Pendamping Keluarga Harapan (PKH) yang melakukan pambagian stiker salah satu pasangan calon di Pemilihan Gubernur Jawa Timur sudah terbantahkan. Sebab, Panwaslu Lamongan telah memastikan, dugaan yang berawal dari laporan pengurus Ranting PDI Perjuangan Desa Kendalkemlangi, Khotamin ini tidak terbukti.

Meski laporan itu tidak memiliki bukti dan terkesan mengada-ada, rupanya isu tersebut sengaja terus digulirkan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu. Kejadian asal lapor inilah yang membuat Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa memberikan komentarnya.

Menurutnya, pemberitan yang terus bergulir belakangan ini ada bentuk kesengajaan yang dilakukan olah kelompok yang tidak bertanggungjawab. “Panwasnya bilang bahwa tidak ada bukti kalau dilakukan pendamping (PKH) jadi hari ini ‘gorengannya’ dahsyat,” sindir Khofifah di Surabaya, Jumat (27/4) malam.

Mantan Menteri Sosial (Mensos) periode 2014-2018 ini menyarankan agar pihak-pihak yang telah menuduh tanpa bukti itu segera meminta maaf. Cara itu dinilai lebih tepat daripada terus membesar-besarakn isu yang sebetulnya tidak memiliki dasar.

“Sebaiknya kalau betul merasa sudah memberikan punishment dengan besar hati, dengan besar jiwa mintalah maaf yang sudah menuduh  yang sudah memberikan punishment sebaiknya meminta maaf. Negeri ini seharusnya dibangun dengan kebesaran jiwa. Pada saat menuduh dan itu tidak terbukti mintalah maaf dan itu lebih elegan dan itu akan menunjukan jiwa kenegarawanan kita,” himbau Khofifah.

Kendati demikian, Ketua Umum Muslimat NU ini enggan mengungkap kelompok mana saja yang telah sengaja menggulirkan isu murahan itu demi tujuan politik semata. Namun, lanjut Khofifah, melalui berbagai pemberitaan belakangan ini, semua orang bisa tahu secara gamblang siapa oknum kelompok yang dimaksudkan Khofifah.

Secara tegas, Khofifah juga mengajak semua pihak agar proses kompetisi Pilgub Jatim 2018 ini bisa berjalan dengan baik, dan bersaing secara sehat serta menghindari politik kotor.

“Semua bisa Googling siapa yang sudah menuduh-nuduh gitu kan. Lalu saya juga baca (berita) sudah panggil dan itu tidak betul. Lebih baik kita bangun proses kompetisi ini secara bermartabat. Mintalah maaf kalau memang sudah terlanjur memberikan punishment. Itu lebih enak. Persaudaraan jangan sampai terkoyak,” pungkasnya.

Editor : Soejatmiko

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Isu PKH Sengaja 'Digoreng', Khofifah Sarankan Penuduh Minta Maaf